Debit Air Sungai Cimanuk Menurun Akibat Kemarau, Perumdam Tirta Darma Ayu Kerahkan Excavator dan Pompa

banner 468x60

Indramayu, Gantaranews.id – Debit air baku Sungai Cimanuk dilaporkan mengalami penurunan seiring kondisi musim kemarau. Meski demikian, Perumdam Tirta Darma Ayu memastikan kondisi tersebut masih dapat ditangani sehingga proses produksi dan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap berjalan.

Hal tersebut disampaikan Manajer Bidang Humas Perumdam Tirta Darma Ayu, Budhi Suprihatin, saat dikonfirmasi wartawan GantaraNews, Ilham Purnama Assufi, melalui WhatsApp.

Budhi membenarkan adanya penurunan debit air Sungai Cimanuk akibat kondisi kemarau. Namun, menurutnya, kondisi debit air saat ini masih relatif aman pada sejumlah intake yang digunakan untuk proses pengolahan air.

“Betul ada penurunan debit air Cimanuk, namun masih aman di intake-intake kita untuk pengolahan,” ujar Budhi.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, kondisi yang menjadi perhatian terdapat di wilayah Sungai Cimanuk lama. Pada lokasi tersebut, ketinggian air Cimanuk mengalami penurunan sehingga berada lebih rendah dibandingkan dengan sejumlah intake milik Perumdam Tirta Darma Ayu.

Kondisi tersebut menyebabkan aliran air tidak dapat masuk secara optimal ke sejumlah intake yang berada di wilayah Lobener, Plumbon dan Kepandean, serta berkaitan dengan pasokan menuju Waduk Bojongsari.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Perumdam Tirta Darma Ayu telah mengambil sejumlah langkah teknis di lapangan.

Salah satunya dengan mendatangkan alat berat berupa excavator untuk mengeruk sedimentasi yang berada di mulut intake, khususnya pada titik yang mengalami kendala akibat rendahnya muka air.

“Langkah kita telah mendatangkan excavator untuk mengeruk sedimentasi yang ada di mulut intake yang airnya tidak naik,” kata Budhi.

Selain pengerukan sedimentasi, Perumdam juga melakukan pengambilan air menggunakan pompa. Upaya tersebut dilakukan agar sejumlah intake tetap dapat beroperasi meskipun debit dan ketinggian air Sungai Cimanuk mengalami penurunan.

“Di samping itu kita juga melakukan pengambilan air dengan pompa,” jelasnya.

Menurut Budhi, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga agar intake yang berada di Lobener, Plumbon dan Kepandean tetap dapat beroperasi dalam mendukung proses produksi air bersih.

Dengan berbagai langkah teknis tersebut, Perumdam Tirta Darma Ayu berupaya memastikan kegiatan produksi tetap berjalan dan air bersih dapat terus didistribusikan kepada masyarakat di wilayah perkotaan dan sekitarnya.
“Kita melakukan langkah tersebut sehingga intake-intake kita yang ada di Lobener, Plumbon dan Kepandean bisa beroperasi untuk produksi dan dapat didistribusikan ke wilayah perkotaan dan sekitarnya,” ungkap Budhi.

Kondisi penurunan debit Sungai Cimanuk ini menjadi salah satu perhatian Perumdam Tirta Darma Ayu selama musim kemarau. Pengelolaan sumber air dan langkah teknis di lapangan terus dilakukan guna menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih kepada pelanggan.

(Ilham Purnama Assufi)

Pos terkait