Hadiri UKW, Kadis Kominfo Jatim Tekankan Pelindungan Anak di Ruang Digital

banner 468x60

Surabaya, Gantaranews.id – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menghadiri kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Lembaga UKW Unitomo bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Dewan Pers di Surabaya, Kamis (15/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sherlita menyampaikan pentingnya pelindungan anak di ruang digital melalui program Perisai Anak yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Menurutnya, anak-anak semakin terhubung dengan internet, tetapi juga menghadapi berbagai risiko digital. Karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ruang digital yang aman bagi anak.

“Anak-anak semakin terhubung dengan internet, tetapi juga menghadapi risiko digital. Karena itu, Pemprov Jatim menghadirkan program Perisai Anak untuk memperkuat pelindungan anak di ruang digital melalui regulasi dan kolaborasi bersama 38 kabupaten/kota,” ujarnya.

Sherlita menambahkan, dukungan terhadap pelindungan anak di ruang digital juga akan diperkuat melalui deklarasi yang dijadwalkan pada 22 Oktober 2026. Langkah tersebut diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam melindungi anak dari berbagai risiko di ruang digital.

Bacaan Lainnya

Kegiatan UKW diikuti 30 peserta dari Jawa Timur dan sejumlah wilayah Indonesia bagian timur. Pelaksanaan UKW dibagi menjadi lima kelas, terdiri atas dua kelas wartawan muda, dua kelas wartawan madya, dan satu kelas wartawan utama. Rangkaian pelatihan dilaksanakan secara daring, sedangkan ujian kompetensi dilakukan secara luring.

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Dr. Soetomo Surabaya, Nur’annafi Farni Syam Maella, menjelaskan bahwa program UKW tersebut telah diselenggarakan sejak 2021 dan menghasilkan lebih dari 500 wartawan kompeten. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Dewan Pers, didukung pendanaan dari Komdigi, dengan Lembaga UKW Unitomo sebagai mitra pelaksana.

Selain materi terkait pelindungan anak di ruang digital, peserta juga memperoleh wawasan mengenai isu strategis lainnya. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur, Nurkholis, menjadi salah satu pemateri yang membahas pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy. Materi tersebut mencakup pentingnya kolaborasi antardaerah, ketersediaan pasokan sampah, serta penentuan lokasi pengolahan.

Melalui kegiatan UKW, diharapkan wartawan semakin meningkatkan kompetensi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik, sekaligus memperluas pemahaman terhadap berbagai isu strategis yang berkembang di masyarakat. (red)

Pos terkait