Jember, Gantaranews.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Jawa Timur menjadi kanal yang menjadi penghubung kepentingan antara Pemprov Jatim dan Pemkab Jember dalam pemberdayaan UMKM.
Demikian disampaikan Pj Sekda Kabupaten Jember, Acmad Imam Fauzi, dalam sambutan pembukaan Speciality Coffee, Tobacco & UKM/UMKM Fest Vol 3 yang diselenggarakn LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Jatim di Alun-Alun Jember, Jumat (15/5) siang.
Speciality Coffee, Tobacco & UKM/UMKM Fest Vol 3 yang diselenggaran di tahun ketiga ini berlangsung 15 Mei sampai 17 Mei 2026, diikuti 13 OPD Jatim dan 28 UMKM Jember.
“MAKI menjadi kanal bertemunya kolaborasi kepentingan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan kepentingan Pemkab Jember. Dan apa yang akan dinaikkan? UMKM. Ini adalah sektor yang paling vital,” ujarnya.
Dikatakannya, produk domestik bruto nasional sebesar 50% disubsidi oleh UMKM. Serapan 90% tenaga kerja di Indonesia juga disubsidi oleh UMKM.
Itu sebabnya Imam menilai MAKI Jatim, sebagai NGO, membantu tugas bernegara. Yaitu, pertama, melakukan pertumbuhan ekonomi, kedua memberikan pekerjaan kepada masyarakat Indonesia. Tujuannya adalah mengentaskan kemiskinan. Ini paralel dengan tugas bersama berbangsa dan bernegara.
Sebelumnya Imam menyinggung bahwa tugas dan fungsi non goverment (NGO) atau LSM bukan hanya mengkritisi pemerintah, namun juga melakukan pemberdayaan (empowerment) kepada masyarakat.
“Saya apresiasi betul kepada MAKI Jatim, karena mengembalikan norma non goverment organization. Fokusnya adalah empowering atau pemberdayaan masyarakat, dan ini kembali kepada marwa. Luar biasa,” ujarnya.
Speciality Coffee, Tobacco & UKM/UMKM Fest Vol. 3 diikuti 13 OPD di lingkungan Pemprov Jatim, sebanyak 28 stand merupakan stan UKM/UMKM di Jember. Menariknya 28 stand tersebut bisa mengikuti pameran secara gratis karena support 13 OPD tersebut.
Speciality Coffee, Tobacco & UKM/UMKM Fest Vol. 3 dimeriahkan lomba karaoke antar-OPD baik Jatim maupun Jember pada Jumat malam. Sedangkan Minggu pagi Fun Run yang diikuti 2290 peserta.(Why)







