Kesan Diam Kabag Keuangan Kunci Dari Carut Marut Keuangan PT JPU, Apa Menunggu Tipikor Polda Jatim Turun

banner 468x60

 

Surabaya, Gantaranews.id – Beberapa kasus keuangan yang terjadi di PT JPU, sekan membentur tembok tebal bahkan berkesan gelap tersembunyi. Bagaimana tidak bidang keuangan yang menjadi kunci lalu lintas keuangan PT JPU diam, menaruh semua rahasia itu dalam peti besi terkunci rapat.

Kemana larinya semua keuangan PT JPU ?, mulai dari glontoran ratusan juta untuk proyek yang diduga gak jelas, dan pinjaman yang sarat dengan manipulasi data dan dugaan pemalsuan, serta kemana larinya uang hasil penjualan aset PT, semua itu yang bisa menjawab yaitu bagian keuangan.

Entah apa yang terjadi ketika suatu kasus dikonfirmasikan kepada Kepala Bagian Keuangan, tetapi bidang yang harusnya tahu keluar masuknya keuangan PT JPU itu berkesan diam, “Coba langsung konfirmasi dengan pak direktur di kantor, pak. monggo hadir saja,” jawab Hanif Cahyono selaku Kabag Keuangan.

Bacaan Lainnya

“Saya ini hanya pegawai pak,” tambahnya.

Namun ketika awak media datang ke kantor JPU, berlokasi di Jalan Musi No. 23, Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Direktur PT JPU Edy Zulham Rivelino atau akrab dipanggil Reno, Tidak ada ditempat. Meski di konfirmasi melalui pesan telpon seluler Reno pun tidak mengangkat panggilan dari awak media.

Begitu juga sama dengan karyawan lainnya, mereka berkesan diam. Entah ada kekuatan besar yang ditakuti. Atau mereka masuk dalam circle yang menyebabkan tata kelola keuangan PT JPU kolaps.

Mungkin kah kondisi yang terjadi di PT JPU akan terkuak kebenarannya, harus menunggu Ditreskrimsus Polda Jatim, Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) dan Kejati Jatim harus turun untuk melakukan pemeriksaan di tubuh PT JPU. (Why)

 

Pos terkait