Direktur Eksekutif PT JPU Harus Tanggung Jawab Atas Uang Perusahaan 318 Juta Yang Dipinjamkan Dengan Dalih Kerja Sama Proyek Paving Unair

banner 468x60

Surabaya, Gantaranews.id – Direktur Utama PT JPU Edy Zulham Rivelino atau akrab dipanggil Reno sebagai Direktur Eksekutif PT Jatim Prasarana Utama (JPU) yang merupakan anak perusahaan PT JGU harus bertanggung jawab atas uang PT JPU Rp 318 juta yang di pinjamkan atas nama kerja sama, yang sarat dengan manipulasi data

Dari data yang didapat dilapangan, Reno menyetujui PT Jatim Prasarana Utama (JPU) memberikan pinjaman sebesar Rp 318.000.000 (tiga ratus delapan belas juta), dengan atas nama kerja sama Proyek Paving Unair. Yang mana tertuang pada surat permohonan pembayaran tagihan hutang tertanggal 20 Agustus 2025, ditujukan kepada saudara FDK.

Namun kejanggalan muncul ketika FDK menolak jika dirinya melakukan pinjaman kepada keuangan PT JPU, bahkan FDK menyangkal apabila dirinya melakukan kerja sama dengan PT JPU dengan surat perjanjian kerja sama No 171/JPU/III/2023 tertanggal 14 Maret 2023.

Bahkan tidak tanggung tanggung dalam surat balasan atas surat tagihan No 272/UM/JPU/VIII/2025 tersebut berbunyi, “menyampaikan konfirmasi bahwa kami tidak merasa mempunyai hutang atas proyek tersebut,” dari surat tertanggal 27 Agustus 2025 dengan ditandatangani FDK selaku Wakil Direktur CV Surya Amerta Abadi.

Bacaan Lainnya

Dari surat balasan FDK bisa dikatakan dia tidak tahu menahu, lalu bagaimana bisa surat tersebut bisa tembus dan PT JPU mencairkan dan 318.000.000 yang hingga kini belum diketahui bagaimana nasib uang tersebut. Jika FDK tidak melakukan lalu siapa yang memalsukan tanda tangan FDK untuk surat pinjaman tersebut, dan dengan dasar apa Reno sebagai Direktur Untana PT JPU memberi lampu hijau untuk pencairan pinjaman tersebut

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp ke bagian keuangan pak, apakah PT JPU memberi pinjaman atas kerja sama Proyek Paving Unair dan apakah sudah terbayar, “Coba langsung dengan direktur nggih,” jawabnya.

Sedangkan FDK sendiri sampai berita ini dinaikan belum bisa dikonfirmasi. Dan Reno tidak menjawab panggilan  telp seluler dari awak media.(Why)

 

 

 

 

 

Pos terkait