Dulu Kesandung Pengadaan Sepeda Motor, Kini Biro Kesra Jatim Hamburkan Uang Ratusan Jutaan Lewat Acara yang Gagal dan Ricuh

banner 468x60

Surabaya, Gantaranews.id – Ketidak becusan Biro Kesrah kembali terlihat, kali ini bukan mengenai pengadaan sepeda motor untuk Fatayat NU, atau dana hibah Provinsi Jatim yang bernilai milyard an, tetapi hanya sebatas menggelar jalan sehat pun Biro Kesrah bisa dikatakam tidak becus.

Selasa (16/6/2026) dalam rangka memperingati tahun Baru Islam 1448 Hijriyah, di kawasan Masjid Al Akbar, Biro Kesejahteraan Provinsi Jawa Timur mengadakan Jalan sehat namun gaga berakhir ricuh. Tak ayal kejadian tersebut viral di dunia medsos, dan menimbulkan pertanyaan publik mulai dari panitia hingga dugaan korupsi anggaran.

Seperti yang rame di unggahan medsos, peserta jalan sehat yang berjumlah  ribuan orang marah karena tidak kebagian kupon. Masa yang marah lalu merangsek hingga depan panggung dan menghamburkan kupon dalam kotak yang siap untuk diundi, akibat kericuhan tersebut secara otomatis acara jalan sehat gagal.

Maka tak ayal acara dengan biaya ratusan juta rupiah tersebut dari alokasi dana APBD, cuman buat menyuguhkan kepada masyarakat Jatim, bagaimana Biro Kesrah Jatim membuang anggaran dengan sia sia. Dugaan korupsi anggaran, serta permainan monopoli kupon oleh panitia pun muncul,

Bacaan Lainnya

Kepala Biro Kesrah, Dr. Agung Subagyo, S.STP, M.Si. ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp menjawab. Ngapunten sdh disampaikan oleh Pak Asisten, mhn maaf (Mohon maaf sudah disampaikan oleh Pak Asisten)

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Imam Hidayat, atas nama Pemprov Jatim telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Panitia juga mengklaim bahwa sebenarnya masih ada ribuan kupon dan snack yang tersisa di pos-pos, namun banyak peserta yang tidak mengikuti prosedur resmi sehingga tidak memperoleh kupon. Pemprov Jatim berjanji akan mengevaluasi total penyelenggaraan acara serupa ke depan.

Reaksi Keras MAKI Jatim meminta Gubernur Copot Kabiro Kesra

Ditempat terpisah, Heru Satriyo ketua MAKI Jatim meminta kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, agar segera mecopot Dr. Agung Subagyo, S.STP, M.Si. sebagai Kabiro karena ketidak mampuannya sehingga membuat ratusan uang rakyat terbuang sia sia.

Heru juga mendesak Inspektoran Jatim segera untuk segera melakukan kajian, evaluasi, serta telaah terhadap pelaksanaan kegiatan yang dikelola Biro Kesra Pemprov Jatim.

“Secepatnya pihak Inspektorat Jatim harus melakukan kajian, evaluasi serta telaah terhadap panitia jalan sehat yang notabene adalah Biro Kesra Jatim. Apa yang terjadi sebenarnya di balik tragedi memalukan dalam kegiatan jalan sehat tersebut harus diungkap secara transparan,” tegas Heru. (Why)

 

 

 

 

 

Pos terkait