Tim Divsus Pengawasan HILLSI Wilayah Cirebon Timur, paling kanan H Joni Wolker Ketua Divsus
Cirebon, Gantaranews.id – Setelah dibentuk oleh Himpunan Lembaga Pelatihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Cirebon pada 22 Juli lalu, Divisi Khusus Pengawasan Anggota (LPK) Wilayah Cirebon Timur mulai melaksanakan kegiatan perdana kunjungan ke LPK Anggota HILLSI di Wilayah Cirebon Timur pada hari selasa 29 Juli 2026.
Divsus Pengawasan yang dipimpin oleh Ketua H Joni Wolker melalukan kunjungan silaturahmi dan edukasi kepada pimpinan LPK secara bertahap untuk mensosialisasikan peran dan fungsi Divsus Pengawasan untuk membangun dunia usaha jasa pelatihan LPK yang memiliki citra positif, profesionalisme dan mutu tata kelola yang baik.
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) sebagai entitas usaha yang memberikan jasa pelatihan kompetensi tertentu kepada masyarakat untuk bisa langsung diserap dunia usaha dan industri. Peran LPK memiliki kontribusi sangat siginifikan dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja, penyerapan tenaga kerja, pengurangan pengangguran dan penekanan angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon.
HILLSI sebagai asosiasi yang menghimpun LPK memiliki kepentingan mendasar dalam menjaga dunia usaha pelatihan untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
“Sedang silaturahmi ke LPK terdekat dahulu, memberikan sosialisasi dan edukasi kepada pimpinan LPK agar bisa membangun tata kelola pelatihan yang baik” ujar Aang Anggota Divsus Pengawasan kepada GantaraNews.ID.
Divisi Khusus Pengawasan secara spesifik menjalankan fungsi pengawasan pada prilaku usaha atau prikalu bisnis pimpinan LPK, menjalankan pencegahan terjadinya perselisihan antara LPK dengan siswa dan memberikan mediasi agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan sehingga diharapkan kedua belah pihak dapat merasakan perlindungan.
Divsus Pengawasan berharap dapat menjalankan fungsinya dengan maksimal untuk mencapai target “Zero Kasus” sepanjang tahun dengan melalui pembinaan, pengawasan dan edukasi yang harmonis antar semua pihak. (why).












