Gantaranews.id – Jawa Timur. Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Timur menggelar rapat persiapan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2024 yang akan berlangsung pada 22 Oktober 2024 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Rapat yang dilaksanakan di R. Soenandar Prijo Soedarmo Biro Kesra pada, Selasa (24/9/2025) dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi terkait, antara lain Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Daerah (LPPD) Jatim, Kanwil Kementerian Agama Jatim, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim, dan Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jatim.
Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa pasukan upacara akan terdiri dari 12 peleton yang berasal dari 12 perwakilan pondok pesantren dan Ma’had Aly di Jawa Timur. Biro Kesra Jatim akan menyurati Bupati dan Walikota se-Jatim untuk mengirimkan perwakilan santriwan dan santriwati sebagai Petugas Upacara. Pembinaan Petugas Upacara akan dilakukan oleh Kogartab.
Selain itu, LPPD Jatim akan memberikan penghargaan kepada tiga pondok pesantren pelopor pendidikan Magister untuk jenjang Ma’had Aly, yaitu Ponpes Tebuireng, Lirboyo, dan Ponpes Sukorejo di Situbondo. Pemberian penghargaan juga akan diberikan kepada Pesantren Enterpreneur, Pemenang Santripreneur, dan Pesantren Pelopor Kesehatan.
“Perayaan HSN tahun ini diharapkan dapat semakin menyemarakkan semangat santri dalam berkontribusi terhadap pembangunan bangsa,” ujar Dra. Siti Munawaroh. MA, Analisis Kebijakan Ahli Muda Biro Kesra Jatim yang memimpin rapat tersebut.
Di tempat terpisah, hari ini Rabu (9/10). Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) akan lakukan meluncurkan logo dan tema Hari Santri Tahun 2024 di Teater JIExpo & Ballroom Kemayoran, Jakarta, pada Rabu (9/10/2024) malam.
Peluncuran tersebut menandai dimulainya berbagai kegiatan semarak Hari Santri yang akan dilakukan oleh Kementerian Agama, santri, dan lembaga pendidikan Islam serta seluruh lapisan masyarakat di Indonesia. (Why)







