BUMD Jawa Timur Diharapkan Lebih Maksimal Tingkatkan Kontribusi untuk PAD

banner 468x60

Foto di unggah 14 Januari 2025 by bagas

Gantaranews.id, 14 Januari 2025 – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Jawa Timur diharapkan dapat meningkatkan kontribusinya secara signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Meskipun memiliki potensi besar, kontribusi BUMD terhadap PAD provinsi ini masih terbatas, dengan sektor pajak kendaraan bermotor menjadi sumber utama pendapatan daerah.

Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, menyoroti bahwa pada tahun 2023, sekitar 82 persen PAD Jawa Timur berasal dari pajak kendaraan bermotor.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, BUMD yang seharusnya memiliki peran besar dalam perekonomian daerah, masih belum optimal dalam memberikan kontribusi.

Lilik mengungkapkan bahwa meskipun Bank Jatim memberikan kontribusi yang signifikan, sebagian besar BUMD lainnya belum mampu mengoptimalkan aset dan bisnis mereka.

BUMD kita sebenarnya memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD, tetapi kontribusinya masih sangat minim.

Sebagian besar PAD kita masih bergantung pada pajak kendaraan bermotor, padahal BUMD bisa menjadi sumber pendapatan yang lebih besar,” kata Lilik.

Lilik menambahkan bahwa Komisi C DPRD Jawa Timur saat ini sedang mengevaluasi berbagai masalah yang menghambat kinerja BUMD.

Salah satu masalah utama adalah ketidakmampuan dalam mengelola sumber daya manusia (SDM) yang ada di tubuh BUMD.

Oleh karena itu, peningkatan kompetensi SDM menjadi hal yang sangat penting agar BUMD dapat mengelola aset dan bisnis secara lebih efisien.

Selain itu, Lilik juga menyoroti pentingnya perbaikan dalam pengelolaan keuangan BUMD.

Manajemen keuangan yang lebih baik dianggap krusial untuk mendukung perkembangan BUMD dan memastikan bahwa aset yang dimiliki dapat memberikan hasil yang optimal.

BUMD perlu diberikan ruang yang lebih besar untuk mengelola asetnya.

Regulasi yang ada saat ini masih membatasi, sehingga perlu ada kebijakan baru yang mendukung agar BUMD bisa beroperasi dengan lebih efektif,” ujar Lilik.

Lilik berharap, dengan adanya evaluasi dan perbaikan yang menyeluruh, BUMD Jawa Timur dapat lebih maksimal dalam berkontribusi terhadap PAD.

Ia menekankan bahwa dengan perencanaan yang matang, komitmen yang kuat, dan kebijakan yang tepat, BUMD bisa menjadi pilar utama dalam meningkatkan pendapatan daerah.

Jika BUMD dikelola dengan baik dan mendapatkan dukungan kebijakan yang tepat, saya yakin kontribusinya terhadap PAD bisa jauh lebih besar.

Kita harus bekerja keras untuk mengurangi ketergantungan pada pajak kendaraan bermotor dan memaksimalkan potensi BUMD,” tutup Lilik.

Dengan langkah-langkah strategis yang tepat, BUMD Jawa Timur diharapkan dapat menjadi sumber utama pendapatan daerah yang berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi provinsi ini.(Gn/bgs)

Pos terkait