KEDIRI KOTA – Kesigapan aparat kepolisian kembali terlihat dalam pengamanan kegiatan masyarakat berskala besar. Kepala Kepolisian Sektor ( Kapolsek ) Tarokan Resor Kediri Kota Polda Jatim, AKP Priyo Hadistyo, S.H., turun langsung memimpin pengamanan jalur yang dilalui rombongan massa pesilat yang bertolak menuju Padepokan PSHT Cabang Kediri dalam rangka pengesahan Warga Baru PSHT.
Pengamanan yang berlangsung sejak Selasa (16/6/2026) hingga Rabu dini hari tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan rombongan pesilat berlangsung aman, tertib, dan tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat (kamtibmas) di jalur yang dilalui.
Sejak sore hingga dini hari, sejumlah personel Polsek Tarokan telah disiagakan di berbagai titik strategis yang menjadi jalur lintasan rombongan. Kehadiran petugas di lapangan tidak hanya bertujuan mengatur arus lalu lintas dan menjaga kelancaran perjalanan peserta, tetapi juga mengantisipasi potensi gangguan yang dapat mengganggu situasi keamanan wilayah.
AKP Priyo Hadistyo mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dan menyeluruh dengan melibatkan berbagai unit fungsi kepolisian di lingkungan Polsek Tarokan. Menurutnya, langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif untuk menjaga kondusivitas wilayah selama kegiatan berlangsung.
“Kami melaksanakan pengamanan jalur sekaligus melakukan patroli dan penyisiran pada sejumlah titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Tujuannya adalah memastikan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar AKP Priyo.
Dijelaskan, selain fokus pada pengamanan jalur rombongan pesilat, petugas juga melakukan penyisiran ke beberapa lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja pada malam hingga dini hari. “Lokasi-lokasi tersebut dinilai memiliki potensi menjadi titik munculnya gangguan keamanan apabila tidak dilakukan pengawasan secara intensif,” ungkapnya.
Di tengah langkah penyisiran tersebut, petugas menemukan sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tindakan provokatif berupa pencegatan terhadap rombongan pesilat yang melintas. Dan petugas pun kemudian mengamankan 5 dari sekelompok remaja itu, sedangkan yang lainnya melarikan diri.
Meski demikian, tidak ditemukan senjata tajam maupun benda berbahaya lainnya saat proses pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas. Sehubungan dengan itu, kapolsek menjelaskan bahwa lima remaja tersebut diamankan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut guna mencegah terjadinya tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Saat dilakukan tindakan kepolisian, lima remaja berhasil kami amankan. Namun, beberapa teman mereka yang berada di lokasi berhasil melarikan diri. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan senjata tajam yang dibawa oleh para remaja yang diamankan tersebut,” kata dia.
Menurut Priyo, langkah cepat dan sigap yang dilakukan petugas merupakan bagian dari upaya pencegahan dini agar potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat diantisipasi sebelum benar-benar terjadi.
Pengamanan kegiatan pengesahan warga baru PSHT sendiri menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian kepolisian setempat karena melibatkan jumlah peserta yang cukup banyak serta mobilitas rombongan dari berbagai wilayah. Oleh sebab itu, koordinasi dan kesiapsiagaan personel menjadi faktor penting dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Di sepanjang pelaksanaan tugas, personel Polsek Tarokan juga aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang ditemui ; baik kepada para peserta kegiatan yang hendak bertolak ke lokasi pengesahan warga baru PSHT, pengguna jalan, maupun kelompok masyarakat yang berada di sekitar jalur pengamanan.
Petugas mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, menghindari tindakan yang dapat memicu konflik, serta bersama-sama menciptakan suasana aman dan damai, khusunya di wilayah hukum Polsek Tarokan.
Kapolsek Tarokan menambahkan, pendekatan humanis juga dikedepankan dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Selain melakukan tindakan preventif dan penegakan hukum secara terukur, petugas berupaya membangun komunikasi dengan masyarakat agar tercipta kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan masing – masing.
Hingga kegiatan pengesahan warga baru PSHT berlangsung dan rombongan melintas di wilayah hukum Polsek Tarokan, situasi secara umum terpantau aman, tertib, dan kondusif. Dan dilaporkan tidak ditemukan insiden menonjol yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polsek Tarokan. Menurut mantan Kasat Samapta Polres Kediri Kota ini bahwa keberhasilan pengamanan tersebut menjadi cerminan sinergi antara aparat keamanan setempat dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Pada kesempatan itu, Kapolsek menegaskan, ,pihaknya di waktu selanjutnya akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif di wilayah hukumnya, terutama pada momen-momen yang melibatkan mobilitas massa dalam jumlah besar. (Imam)







