Simulasi Aplikasi Sirekap di Sidoarjo, KPU Pastikan Kesiapan Teknologi Pemilu 2024

banner 468x60

Foto di unggah 21/11/24 by maya Simulasi Aplikasi Sirekap di Sidoarjo, KPU Pastikan Kesiapan Teknologi Pemilu 2024

Gantaranews.id Sidoarjo, 21 November 2024 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sidoarjo menggelar simulasi aplikasi Sirekap sebagai bagian dari persiapan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 21 November 2024, melibatkan 2733 anggota KPPS, PPK, dan PPS di Sidoarjo untuk memastikan kesiapan teknologi yang digunakan dalam pemilu.

Simulasi ini bertujuan untuk menguji kelancaran penggunaan aplikasi Sirekap, yang akan digunakan untuk mengumpulkan dan mempublikasikan hasil pemilu secara transparan dan akurat. Sebelumnya, operator aplikasi Sirekap di setiap TPS telah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) mulai dari 7 hingga 20 November 2024.

Pelatihan dilakukan secara bertahap, dimulai dengan bimtek untuk admin dan operator Sirekap di tingkat kecamatan, lalu dilanjutkan dengan pelatihan khusus untuk operator Sirekap di tingkat TPS.

Bacaan Lainnya

Komisioner KPU Kabupaten Sidoarjo, Nasiruddin Yahya, menjelaskan bahwa simulasi ini tidak hanya berfokus pada pengujian aplikasi itu sendiri, tetapi juga bertujuan untuk menguji kesiapan para operator dalam mengoperasikan aplikasi secara efektif.

Uji beban ini penting untuk memastikan bahwa server dan aplikasi dapat bekerja dengan baik, sekaligus menguji pemahaman dan keterampilan operator di setiap TPS,” ungkap Nasiruddin.

Simulasi di Kecamatan Prambon dimulai pada pukul 15.00 WIB, dengan para petugas KPPS berkumpul di balai desa setempat. Kegiatan dimulai dengan penulisan C Plano sebagai ujicoba, diikuti dengan pemotretan dan pengunggahan hasilnya menggunakan aplikasi Sirekap. Hasil unggahan ini kemudian dimonitor langsung oleh PPK melalui sistem Sirekap web.

Nasiruddin juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPU untuk memastikan bahwa seluruh operator aplikasi Sirekap memahami proses dan dapat mengatasi masalah teknis yang mungkin terjadi selama pemilu.

Kami berharap bahwa penggunaan aplikasi Sirekap dapat mempercepat proses penghitungan suara dan memperkuat transparansi dalam Pilkada 2024,” tambahnya.

Selanjutnya, pada hari Jumat, 22 November 2024, PPK di tingkat kecamatan juga akan melanjutkan uji beban dengan simulasi pleno rekapitulasi suara yang serentak dimulai pada pukul 15.00 WIB. “Kami akan menguji aplikasi Sirekap dengan melakukan simulasi pleno rekapitulasi suara di tingkat kecamatan untuk memastikan sistem ini bekerja secara efisien,” ujarnya.

Sirekap sendiri telah ditetapkan oleh KPU RI melalui Surat Keputusan Nomor 1591 Tahun 2024 sebagai aplikasi resmi untuk publikasi hasil Pilkada 2024. KPU menargetkan agar 100 persen hasil pemilu dapat dipublikasikan melalui aplikasi Sirekap, yang bertujuan untuk menyediakan informasi hasil pemilu secara cepat dan akurat kepada masyarakat.

Simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan KPU Sidoarjo dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024 dan memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa proses pemilu akan berjalan dengan transparan, efisien, dan tanpa kendala teknis.

KPU Sidoarjo terus berkomitmen untuk memastikan bahwa teknologi yang digunakan mendukung kelancaran pemilu dan memperkuat kepercayaan publik terhadap hasil Pilkada.(Maya)

Pos terkait