Foto di unggah 02 Desember 2025 by wati
Gantaranews.id Surabaya – 02 Desember 2025 Menghadapi puncak arus balik libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025,
Polda Jawa Timur menerapkan sejumlah pola pengaturan lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.
Langkah ini dilakukan bekerja sama dengan jajaran Polres di daerah yang menjadi titik strategis arus kendaraan.
Dirlantas Polda Jatim, Kombes Komarudin, menyampaikan bahwa fokus pengamanan arus balik terletak pada jalur-jalur utama yang menghubungkan kota-kota besar, terutama Probolinggo, Banyuwangi, dan Ngawi.
Kami telah mempersiapkan rekayasa lalu lintas yang fleksibel dan dinamis, termasuk membuka tol fungsional segmen Krasaan- Gending untuk arus kendaraan dari Banyuwangi ke Surabaya,” katanya, Kamis
Tol Fungsional dan Rekayasa Jalur Alternatif pengaktifan tol fungsional di wilayah Probolinggo menjadi salah satu upaya utama mengurai kepadatan.
Selain itu, jalur alternatif disiapkan di sejumlah titik untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan.
Di wilayah Banyuwangi, Polda Jatim berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi
untuk memantau arus di Pelabuhan Ketapang, yang menjadi salah satu pintu utama keluar-masuk Bali.
Meskipun data menunjukkan penurunan jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang dibandingkan periode yang sama tahun lalu,
potensi kepadatan tetap menjadi perhatian utama.
Penurunan Angka Kecelakaan Selama Operasi Lilin Semeru 2024
Selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024, yang berlangsung sejak H-7 Natal,
Polda Jatim mencatat penurunan angka kecelakaan hingga 50 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Hal ini dinilai sebagai keberhasilan koordinasi yang baik antara pihak kepolisian dan masyarakat.
Kami mengapresiasi kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas. Namun,
kami tetap siaga untuk memastikan perjalanan arus balik berjalan aman dan lancar,” ujar Kombes Komarudin.
Statistik Pergerakan Penumpang dan Kendaraan
Data menunjukkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali selama H-7 hingga H+5 Natal 2024 mencapai 345.516 orang, turun 11 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Sementara itu, dari Bali ke Jawa tercatat 336.871 orang, turun 8 persen dari tahun lalu.
Kendaraan yang menyeberang juga mengalami penurunan sebesar 7-10 persen di kedua arah.Imbauan kepada Pengguna Jalan
Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan informasi terkait lalu lintas yang disediakan oleh pihak kepolisian, termasuk laporan kondisi jalan secara real-time.
Selain itu, pengemudi diminta untuk tetap waspada,
menghindari kelelahan, dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami. Dengan kerja sama semua pihak,
kami optimis arus balik Nataru 2025 dapat berjalan dengan baik,” tutup Kombes Komarudin.
Langkah proaktif Polda Jatim dalam mengelola arus balik libur Nataru menunjukkan komitmen
untuk menciptakan perjalanan yang aman dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.(Wati)







