Pendidikan Anti-Terorisme: Polri Gelar Acara Sosialisasi di Sidoarjo

banner 468x60

Foto di unggah 09/10/24 by maya

Gantaranews .id SIDOARJO – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya terorisme dan radikalisme, Divisi Humas Polri menggelar acara sosialisasi bertema “Pendidikan Anti-Terorisme” di Pondok Pesantren Bumi Sholawat, Sidoarjo, Rabu (09/10/24).

Acara ini dihadiri oleh ratusan santri dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang bahaya terorisme, intoleransi, dan radikalisme kepada generasi muda. Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Biro Penerangan Masyarakat (Ropenmas) Divisi Humas Polri,

Bacaan Lainnya

menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran paham-paham yang merusak.

Terorisme adalah musuh kita bersama. Oleh karena itu, kita perlu bersinergi untuk mencegah paham radikal yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap

Kombes Erdi di hadapan peserta sosialisasi.Dalam sesi yang berlangsung interaktif, peserta diberikan penjelasan mengenai cara-cara pencegahan terorisme, termasuk pengenalan terhadap berbagai bentuk propaganda yang sering disebarkan melalui media sosial dan lingkungan sekitar.

Kombes Erdi juga mengingatkan bahwa semua elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan pemuda, memiliki peran penting dalam menyebarkan pesan damai.

Ustad Misbachul Munir Ardi, pengurus Pondok Pesantren Bumi Sholawat, menyambut baik inisiatif dari Polri ini.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilanjutkan untuk menumbuhkan kesadaran di kalangan santri dan masyarakat

Dengan pengetahuan yang tepat, kami bisa lebih waspada terhadap pengaruh paham radikal dan terorisme di lingkungan sekitar,” ujar Ustad Misbachul.

Acara sosialisasi ini diakhiri dengan diskusi terbuka, di mana peserta diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada narasumber mengenai isu-isu yang berkaitan dengan terorisme dan radikalisasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen masyarakat dalam melawan paham-paham yang berbahaya dan mendukung terciptanya suasana yang aman dan damai.(Maya)

Pos terkait