Jakarta, 3 September 2025 – Kantor Kompas yang terletak di Jalan Palmerah, Jakarta, jadi sasaran demo ormas Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia atau GMNI pada Hari Rabu 3 September 2025.
Salah satu warga sekitar yang tak mau disebutkan namanya, sebut saja Rohman, mengatakan tiba-tiba ada puluhan orang berbaju merah dengan atribut GMNI mendatangi kantor kompas dengan penuh amarah.
Kumpulan beratribut GMNI itu mengaku dipimpin oleh seseorang bernama Sujahri Somar. Mereka berteriak memaki-maki dan menghina ke arah satpam dan para wartawan yang hadir. Suasana mencekam sejenak terjadi.
“Informasinya pimpinan mereka ini mahasiswa dropout, dari segi penampilan para pendemo terlihat seperti preman dengan sebagian besar bercelana sobek-sobek,” kata Rohman seusai demo GMNI.
“Mereka mengaku dari organisasi mahasiswa, tapi kebanyakan berlagak seperti preman,” lanjutnya.
Rohman menyayangkan bahwa sejauh ini kompas telah bertugas dengan sebaik-baiknya untuk memberitakan demo rakyat. GMNI sebagai bagian dari rakyat malah mendemo media masda yang sejauh ini mendukungnya.
“GMNI apakah sudah memusuhi media dengan melakukan aksi layaknya premanisme begitu,” katanya.
Demo GMNI di Kompas tak berangsur lama. GMNI hanya meminta untuk tampil di Kompas TV karena menganggap channel kompas telah menayangkan GMNI bukan dari kubu mereka.
“Kondisi Indonesia sekarang lagi krisis, harusnya semua dukung media, kok ini pakai ancem-ancem segala,” pungkasnya.(*)






