Ketua DPRD Lamongan Dukung SMSI Perkuat Profesionalisme Pers di Era Digital

banner 468x60

Lamongan, Gantaranews.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan, M. Freddy Wahyudi, memberikan dukungan penuh terhadap langkah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lamongan dalam mewujudkan ekosistem pers yang berkualitas, profesional, independen, dan bertanggung jawab.

Dukungan tersebut disampaikan secara langsung oleh Freddy saat menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus dan anggota SMSI Lamongan, Senin (7/9/2026), di gedung DPRD Lamongan.

Dalam pertemuan tersebut, Freddy menyoroti tantangan besar industri media di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, kemajuan teknologi mempermudah masyarakat mengakses informasi, namun di sisi lain turut memicu masifnya peredaran informasi yang belum terverifikasi atau disinformasi.

Oleh karena itu, politisi asal PKB tersebut menegaskan bahwa insan pers memegang tanggung jawab moral dan profesional yang tinggi guna memastikan setiap produk jurnalistik memenuhi prinsip akurasi, keberimbangan, serta berpedoman teguh pada kode etik jurnalistik.

Bacaan Lainnya

“Pers memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, kualitas pemberitaan harus terus dijaga agar masyarakat senantiasa mendapatkan informasi yang benar, objektif, dan berimbang,” ujar Freddy usai audiensi.

Lebih lanjut, Freddy memaparkan bahwa media massa tidak hanya berfungsi sebagai corong penyampai informasi, melainkan juga mengemban fungsi edukasi bagi masyarakat serta menjadi pilar kontrol sosial terhadap jalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ia berharap kehadiran organisasi seperti SMSI mampu menjadi wadah strategis bagi perusahaan pers dan para pelaku media siber untuk terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan badan usaha maupun produk jurnalistiknya, tanpa mengesampingkan regulasi pers yang berlaku.

“Jangan sampai kecepatan mengalahkan akurasi. Media siber harus tetap mengedepankan kode etik jurnalistik dan kepentingan publik di atas segalanya,” tegasnya.

Menyinggung hubungan antara legislatif dan media, Freddy menilai kritik konstruktif dari insan pers adalah elemen vital dalam sistem pemerintahan yang demokratis. Kritik yang berlandaskan data dan fakta yang akurat justru membantu pihak eksekutif dan legislatif melakukan evaluasi kebijakan demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Ketua SMSI Lamongan, M. Nur Ali Zulfikar, menyatakan apresiasi dan komitmen lembaganya untuk terus mendampingi perusahaan-perusahaan media siber agar semakin profesional dan akuntabel.

Ali Zulfikar mengungkapkan bahwa perubahan ekosistem media digital yang sangat cepat menuntut perusahaan pers untuk tidak sekadar mengejar kecepatan tayang, melainkan memastikan setiap karya jurnalistik memiliki standar mutu yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun etik.

“SMSI sebagai wadah perusahaan media siber memiliki tanggung jawab moral untuk mendorong para anggotanya agar meningkatkan standar tata kelola perusahaan media sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik,” kata Ali Zulfikar.

Ia menambahkan, di tengah gempuran informasi bebas di media sosial saat ini, peran media siber profesional kian krusial sebagai benteng verifikasi fakta bagi masyarakat luas.

“Media siber harus tampil sebagai rujukan informasi utama yang mengutamakan verifikasi, akurasi, keberimbangan, dan berpihak pada kepentingan publik,” pungkasnya. (why)

Pos terkait