Foto di unggah 21/11/24 by Wati Patroli Sosial Media JOGOBOYO Berhasil Amankan 12 Remaja Terlibat Gengster di Surabaya
Gantaranews.id Surabaya, 20 November 2024 – Tim JOGOBOYO Polrestabes Surabaya berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran yang melibatkan 12 remaja gengster. Penangkapan ini dilakukan setelah Tim JOGOBOYO memantau aktivitas mencurigakan melalui patroli media sosial.
Kejadian tersebut berlangsung pada Selasa dini hari, 19 November 2024, sekitar pukul 03.30 WIB, di kawasan Jalan Kebalen Barat
.Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh, menjelaskan bahwa pihaknya rutin melakukan patroli media sosial untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Tim kami menemukan sebuah akun yang sedang live streaming yang menunjukkan sekelompok pemuda bergerak menuju Surabaya dari Sidoarjo. Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melakukan pengejaran dan penyisiran di lokasi,” ujar AKBP Teguh.
Tim JOGOBOYO kemudian berhasil menangkap 12 remaja yang tergabung dalam dua kelompok gengster yang dikenal sebagai “Tim Senyap” dan “Tim Saksi ksuk Sda.” Kelompok ini diduga berencana untuk melakukan aksi tawuran di kawasan Jalan Indrapura. Remaja yang terlibat dalam gengster ini berusia antara 14 hingga 18 tahun dan berasal dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo.
Selama operasi, tim berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk tujuh unit handphone, delapan unit sepeda motor (beberapa di antaranya tanpa pelat nomor), dan lima senjata tajam. Selain itu, identitas para pelaku, yang terdiri dari kartu pelajar dan KTP, juga ditemukan. “Barang bukti yang kami amankan akan menjadi bahan pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Pabean Cantikan,” tambah AKBP Teguh.
Tim JOGOBOYO, yang beroperasi di bawah Sat Samapta Polrestabes Surabaya, menerima apresiasi atas keberhasilan mereka dalam merespons situasi dengan cepat dan profesional.
Kegiatan patroli media sosial ini sangat penting untuk mencegah aksi kejahatan yang melibatkan remaja, dan kami akan terus meningkatkan pengawasan kami,” tegas AKBP Teguh.
Masyarakat juga memberikan respon positif terhadap patroli aktif yang dilakukan oleh Tim JOGOBOYO. Mereka merasa lebih aman dengan adanya upaya konkret dari kepolisian untuk menanggulangi kejahatan remaja yang marak belakangan ini. Ke depan, Polrestabes Surabaya berencana untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah-sekolah dan komunitas lokal guna memberikan edukasi kepada para remaja mengenai bahaya kenakalan dan pergaulan negatif.
Dengan adanya penangkapan ini, diharapkan para remaja dapat lebih menyadari dampak buruk dari keterlibatan dalam gangster dan kekerasan. Pihak kepolisian juga berharap kegiatan preventif dan kolaborasi dengan masyarakat dapat menciptakan Surabaya yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warganya.(Wati)







