Pakuwon City Mall Gandeng BRI Guna Mendorong Transaksi Menggunakan Cashless

banner 468x60

(Berkaos putih berjaket crem ) Sutandi Purnomosidi, Marketing Director Pakuwon Group, dan (berjas biru ) Setiarta, CEO BRI Surabaya,

 

Surabaya, Gantaranews.id – Perlunya moderenisasi dalam sistem pembayaran dan efisiensi bisnis, salah satunya dengan menerapkan pembayaran non tunai lebih tepatnya disebut cashless.
Pakuwon City Mall (PCM) Surabaya bersama Bank BRI Regional Surabaya melakukan penandatanganan kerja sama terkait kegiatan tujuh event di tahun 2025, Kamis (9/1/2025).
Acara ini dihadiri oleh Sutandi Purnomosidi, Marketing Director Pakuwon Group, dan Setiarta, CEO BRI Surabaya, di Pakuwon City Mall.

Sutandi Purnomosidi menegaskan pentingnya adaptasi terhadap metode pembayaran non-tunai, sejalan dengan arahan pemerintah.
“Kami terus mendorong transaksi cashless. Bahkan, semua peserta pasar UMKM yang kami selenggarakan di Pakuwon City Mall sudah 100% menerapkan sistem ini. Hasilnya sangat positif, dengan omzet UMKM mencapai hampir Rp50 miliar pada 2023,” ujarnya

Bacaan Lainnya

Ia juga menjelaskan berbagai program menarik yang telah dilakukan, seperti belanja menggunakan EDC BRI dengan hadiah langsung seperti minyak goreng, beras premium, hingga promo makan gratis di restoran ternama di Pakuwon City Mall.
“Kami ingin semua tenant memastikan penggunaan EDC BRI agar program ini berjalan lancar. Ini bukan hanya soal transaksi, tapi juga bagian dari pengalaman belanja yang lebih modern dan efisien,” ujar Sutandi.

Ditempat yang sama, CEO BRI Surabaya, Setiyarta, menekankan peran penting transaksi non-tunai dalam mendukung efisiensi bisnis.
“Cashless membantu pelaku usaha memonitor penjualan dengan mudah, merencanakan strategi bisnis, dan meningkatkan skala usaha. Kami di BRI siap mendukung pendanaan UMKM agar mereka bisa naik kelas. Dengan sistem ini, UMKM dapat berkembang lebih cepat dan memiliki akses pendanaan yang lebih besar,” jelasnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mendorong penggunaan transaksi cashless dengan produk BRI seperti BRImo dan Brizzi.
Dengan memperbanyak transaksi secara digital memiliki dua manfaat.
“Pertama bagi tenant bisa memudahkan dalam mencatat transaksi. Kalau pembelian dan pembayaran secara tunai harus catatan secara manual. Kedua, dengan non tunai, catatan penjualan dan pembelian, bisa dideteksi secara digital dan bisa digunakan untuk bukti dalam pengajuan kredit,” beber Setiyarta.

Dalam hal tersebut, mereka bisa mendapatkan kredit yang sesuai dan cepat.
Ke depan, dengan berbagai manfaat ini, tidak hanya PCM dan BRI saja yang diuntungkan, tapi juga ekosistem ekonomi yang mampu bergerak di tengah kondisi ekonomi global yang masih belum stabil.(Why)

Pos terkait