Kecamatan Nirunmas, Tanut, Dan Wuarlabobar Menerima Program Sosialisasi BRNR KKT.

banner 468x60

­Saumlaki,GantaraNews.id

Masyarakat pada tiga Kecamatan yakni Nirunmas, Tanut, dan wuarlabobar menerima kunjungan BRNR Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku dalam program sosialisasi yang dilaksanakan secara bertahap selama tiga hari.

Adapun giat dimaksud, dilaksanakan pada msing-masing kecamatan tersebut dan titik yang pertama di Kecamatan Nirunmas Desa Arma Senin, 21/04/2025 bertempat di Balai Desa Arma selama sehari penuh. dan jumlah peserta yang hadir sekitar 146 orang.

Selanjutnya, kegiatan sosialisasi pada hari yang ke dua dilaksanakan di Kecamatan Wuarlabobar Desa Wunla dan Desa Awear selama dua hari beruntun mulai dari tangal 22-23 Apir 2025 hingga selesai.

Bacaan Lainnya

Adapun giat dimaksud, masyarakat kecamatan wuarlabobar sangat berantusias terhadap kehadiran BRNR dan hal ini sangat luar biasa di lihat dari totalitas jumlah anggota relawan di kecamatan wuarlabobar mencapai 1.180.000 (seribu seratus delapan puluh anggota relawan). kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan keberadaan BRNR terkait dengan makanan bergizi gratis (MBG).

Turut hadir dalam giat dimaksud ; Forkopincam dan TNI POLRI juga Pemerintah Desa Wunlah serta relawan dari Desa Karatat , Desa Wabar, Desa Abat, dan keberlangsungan giat tersebut dilaksanakan nug pada Kecamatan Wuarlabobar, setelahnya pada hari kedua dilanjutkan di Desa Awear Rumngeur, juga peserta yang mengikuti sosialisasi yakni, relawan dari Desa Mitak Pantai dan Mitak Kolam.

Hal ini, merupakan perjalan awal, perdana bagi Dewan Pimpinan Cabang BRNR Kepulauam Tanimbar dalam mensosialisasikan Aplikasi Mabes Digital guna memahami dan mengelola aplikasi tersebut dengan benar demi pendapatan masyarakat yang terlibat dalam keanggotaan.

Olehnya itu, Ketua DPC , PAULUS JAMBORMIAS S.Sos, berharap agar ke depan dengan adanya program BRNR ini mampu menjawab semua harapan yang di harapkan relawan BRNR Yang ada di Kecamatan Wuarlabobar, terutama untuk menekan angka kemiskinan yang nantinya, dengan kuota tersebut semua suda mendapatkan manfaat lewat aplikasi Mabes digital yang di kelola, demi membantu program Pemerintah Daerah untuk mengatasi miskin extrim di kabupaten Kepulauan Tanimbar.

(Red-DJU)

Pos terkait