Foto di unggah,03 Januari 2025 by bagas
Gantaranews.id Sidoarjo, 2 Januari 2025 – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya memulai tahun 2025 dengan langkah strategis melalui rapat rencana kerja yang dipimpin oleh Kepala Rutan, Tomi Elyus.
Dalam rapat yang digelar di ruang rapat kepala rutan tersebut, dibahas berbagai program yang menitik beratkan
pada kolaborasi dan inovasi sebagai upaya optimalisasi pelayanan kepada warga binaan dan masyarakat.
Kolaborasi dan inovasi adalah dua pilar penting untuk menghadapi tantangan di tahun ini.
Kita harus bekerja sama, memanfaatkan teknologi, dan terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan,” ujar Tomi Elyus
Rapat ini menjadi wadah bagi setiap kepala seksi, kepala urusan, dan kepala kesatuan untuk memaparkan program kerja masing-masing.
Beberapa program unggulan yang menjadi fokus Rutan Surabaya di tahun anggaran 2025 antara lain:
Rutan Surabaya merencanakan implementasi sistem digital untuk administrasi warga binaan.
Hal ini mencakup digitalisasi proses registrasi, pengelolaan data, dan pemantauan aktivitas yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan.
Kepala Kesatuan Keamanan mengusulkan pelatihan intensif bagi petugas serta pengadaan alat keamanan modern untuk menjaga lingkungan rutan tetap aman dan kondusif.
Rutan Surabaya akan mengadakan pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi petugas guna memastikan pelayanan yang lebih profesional dan humanis.
Melalui survei kepuasan masyarakat dan evaluasi rutin,
Rutan Surabaya berkomitmen menciptakan layanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Tomi Elyus menegaskan pentingnya tanggung jawab seluruh jajaran untuk menjalankan program kerja dengan penuh dedikasi.
Ia juga mendorong inovasi berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi sistem pemasyarakatan.
Kita harus terus bergerak maju, menciptakan perubahan positif yang berdampak nyata.
Program kerja ini tidak hanya menjadi panduan, tetapi juga cerminan komitmen kita terhadap pelayanan terbaik,” tuturnya.
Selain itu, Rutan Surabaya berencana menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak,
termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk mendukung implementasi program kerja yang lebih efektif.
Kolaborasi dengan berbagai stakeholder akan memperkuat upaya kita dalam menciptakan layanan pemasyarakatan yang modern dan inklusif,” tambah Tomi.
Sebagai penutup, Tomi Elyus mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama menjadikan tahun 2025 sebagai momentum peningkatan kualitas pelayanan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kita yakin mampu menghadapi tantangan dan memberikan kontribusi terbaik dalam sistem pemasyarakatan di Indonesia,” tutupnya.
Program kerja yang dirancang ini diharapkan dapat membawa Rutan Surabaya menuju pencapaian yang lebih baik,
sekaligus menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di seluruh Indonesia.(Gan/bgs,)







