Foto di unggah 03 Januari 2025 by (RJ)
Gantaranews.id SURABAYA – 03 Januari 2025 Pemerintah Kota Surabaya menekankan pentingnya membangkitkan semangat belajar di kalangan siswa,
meskipun Ujian Nasional (UN) tidak lagi menjadi satu-satunya syarat kelulusan.
Hal ini disampaikan oleh salah satu pejabat Pemkot Surabaya dalam sebuah kesempatan baru-baru ini.
Apapun itu, asalkan bisa membangkitkan semangat belajar, dan tidak meremehkan.
Meskipun UN nantinya dihitung hanya sebagai persentase kelulusan, anak-anak tetap harus memiliki keinginan untuk belajar,” ungkapnya, Jumat
Menurut pejabat tersebut, saat ini ada kecenderungan bahwa siswa hanya memilih sekolah yang dekat dengan rumah
tanpa mempertimbangkan kualitas pendidikan yang diterima.
Sekarang, banyak yang memilih sekolah karena jaraknya dekat dengan rumah, padahal kualitas belajarnya belum tentu optimal,” tambahnya.
Oleh karena itu, Pemkot Surabaya berharap agar semangat belajar siswa tetap terjaga meskipun kebijakan tentang UN telah berubah.
Fokus utamanya adalah memastikan bahwa pendidikan yang diterima siswa bermanfaat dan membantu mereka mencapai nilai yang baik.
Pemkot Surabaya juga menyarankan agar ada perubahan pola pikir dalam memilih sekolah, yang tidak hanya bergantung pada kedekatan fisik dengan rumah,
tetapi lebih pada kualitas pembelajaran yang dapat mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa.
Ini harus diubah. Kami ingin agar meskipun sekolah dekat rumah, siswa tetap bisa mendapatkan pembelajaran yang berkualitas dan bermanfaat untuk masa depan mereka,” pungkasnya.
Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kota tersebut dan memastikan bahwa siswa tidak hanya lulus,
tetapi juga mendapatkan pembelajaran yang dapat membekali mereka dengan pengetahuan yang bermanfaat.(Gan/RJ)







