Foto di unggah 03 Januari 2025 by Wati
Gantaranews.id Surabaya, 3 Januari 2025 – Keberhasilan Polda Jawa Timur menjaga keamanan dan stabilitas selama tahun 2024 tidak lepas dari kolaborasi yang efektif antara berbagai pihak.
Dalam dua agenda besar, yakni Pilkada serentak dan libur Natal-Tahun Baru (Nataru), sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah terbukti menjadi kunci utama menciptakan kondusifitas di Jawa Timur.
Sebagai salah satu wilayah dengan tingkat kompleksitas politik yang tinggi,
Jawa Timur menghadapi tantangan besar selama Pilkada serentak.
Namun, Polda Jatim mampu menjaga stabilitas dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif dan strategi Cooling System.
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto, menjelaskan bahwa koordinasi intensif dengan TNI,
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan pemerintah daerah menjadi elemen penting dalam mengantisipasi potensi konflik.
Kami tidak hanya bertindak sebagai pengaman,
tetapi juga sebagai mitra masyarakat dan penyelenggara Pilkada.
Pendekatan dialog dan pengawasan proaktif
kami lakukan untuk memastikan proses demokrasi berjalan aman dan damai,” ungkap Kapolda.
Berbagai program seperti patroli gabungan, forum diskusi antar-komunitas, dan simulasi penanganan konflik turut mendukung keberhasilan pengamanan Pilkada
Hasilnya, tingkat partisipasi masyarakat meningkat,
sementara potensi gesekan politik dapat diminimalkan.
Memasuki libur panjang Natal dan Tahun Baru,
Polda Jatim melaksanakan Operasi Lilin yang berfokus
pada pengamanan tempat-tempat strategis seperti gereja, destinasi wisata, dan jalur transportasi utama.
Kolaborasi dengan TNI dan pemerintah daerah menghasilkan pengamanan yang optimal.
Kapolda menambahkan bahwa operasi ini mencakup pengaturan lalu lintas,
pemantauan titik rawan kriminalitas, dan kesiapsiagaan di pusat-pusat keramaian.
Kesuksesan Operasi Lilin ini adalah hasil kerja sama semua pihak.
Kami mengutamakan kenyamanan masyarakat yang sedang merayakan liburan maupun beribadah,” kata Irjen Pol Imam Sugianto.
Keberhasilan Polda Jatim mendapat pujian dari berbagai pihak,
termasuk anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Kondang Kusumaning Ayu.
Ia menyatakan bahwa kolaborasi lintas sektor yang dilakukan Polda Jatim patut menjadi contoh bagi daerah lain.
Kolaborasi yang ditunjukkan Polda Jatim bersama TNI dan pemerintah daerah adalah bentuk nyata dari profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Mereka mampu menghadirkan rasa aman di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Polda Jatim berkomitmen untuk terus mengutamakan kolaborasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi tantangan keamanan di tahun 2025.
Kapolda Jawa Timur menegaskan bahwa sinergi yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat akan tetap menjadi prioritas.
Kami percaya bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kerja sama yang solid,
kami optimis dapat menjaga stabilitas Jawa Timur di masa mendatang,” tutup Kapolda.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa kerja sama yang terarah dan strategis mampu menciptakan suasana kondusif,
memberikan kenyamanan bagi masyarakat,
serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.(Wati)







