Aksi Patroli Polisi Surabaya Berhasil Amankan Remaja Pembawa Celurit

banner 468x60

Foto di unggah polres pelabuhan Tanjung perak bersama para remaja 07/10/24 by wati

Gantaranews .id Surabaya – Dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Unit Raimas Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan patroli malam yang berhasil mengamankan seorang remaja berinisial ARY (22) karena kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit. Penangkapan ini terjadi di Jalan Tambak Wedi, Surabaya, pada dini hari Senin (7/10/24).

Patroli ini bertujuan untuk mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah-wilayah rawan. Saat melakukan penyisiran, petugas melihat dua pengendara sepeda motor yang berperilaku mencurigakan. Ketika anggota polisi mendekati mereka, salah satu pengendara berusaha melarikan diri. Namun, petugas berhasil mengejar dan menghentikan ARY.

Pelaku kami amankan setelah melakukan pengejaran. Saat melihat anggota kami, pelaku langsung mencoba kabur. Satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri,” kata Iptu Suroto, Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Bacaan Lainnya

Setelah berhasil menghentikan ARY, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan celurit yang disimpan di tasnya. Saat diinterogasi, ARY mengaku membawa senjata tajam tersebut untuk berjaga-jaga.

Ia diketahui tidak memiliki pekerjaan dan tinggal di Jalan Granting Baru, Kecamatan Simokerto.

Saat ini, ARY telah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian berupaya mengungkap motif di balik kepemilikan senjata tersebut serta mencari tahu apakah ada pelaku lain yang terlibat

Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang dapat mengganggu keamanan.

Kegiatan patroli ini akan terus ditingkatkan untuk menjaga kondusifitas wilayah Surabaya, terutama di area yang dianggap rawan kejahatan.

Dengan langkah tegas ini, diharapkan keamanan masyarakat Surabaya semakin terjaga, dan pelanggaran hukum dapat diminimalisir.(Wati)

Pos terkait