Indramayu,Gantaranews.id – Sebuah insiden yang mengenai rombongan pengantar pengantin ditabrak saat putar balik di jalur Pantura kiajaran kulon.
Kejadian tersebut kecelakaan tersebut terjadi di Pantura desa kiajaran kulon pada tanggal 12 Juli 2026.
Benturan keras tak terhelatkan yang mengakibatkan sebuah mobil pickup pengantar pengantin ringsek tak berwujud.
Dalam kejadian tersebut para penumpang yang berada dibak belakang terpental yang mengakibatkan tiga orang meninggal di tempat dan Delapan penumpang meninggal di rumah sakit.
Dari hasil informasi terkini korban bertambah menjadi Tiga belas orang meninggal dunia dan Lima orang luka-luka.
Usai mendapatkan informasi jajaran dari Kepolisian Sektor Lohbener langsung menuju ke TKP untuk mengevakuasi para korban.
Selanjutnya korban langsung di evakuasi menuju rumah sakit Bhayangkara Indramayu guna dilakukan otopsi.
Deden Ibad selaku supir tronton saat dikonfirmasi awak media dilapangan menyatakan”awalnya mobil pickup mau putar balik dari arah berlawanan saat itu mobil tidak bisa mengerem dikarenakan mobil saya dan mobil pickup sudah sangat berdekatan akhirnya kecelakaan pun tak dapat di hindari dan saya juga tidak tega melihat kondisi para korban yang bergelak di tengah jalan dalam keadaan meninggal dunia”ucapnya.
Hingga saat ini korban yang sudah teridentifikasi langsung di bawah pulang pihak keluarga untuk dimakamkan pada besok hari.
(red)












