Foto di unggah 01 Desember 2025 ( is)
Gantaranews.id Surabaya, 1 Januari 2025 – Memasuki tahun 2025, Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.
Di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi, Surabaya akan fokus pada tiga aspek utama:
pengembangan infrastruktur, sektor pariwisata, serta penanganan masalah banjir yang kerap mengganggu kenyamanan warga.
Peningkatan Infrastruktur untuk Mempercepat Akses dan Mobilitas
Pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa sejumlah proyek besar akan terus digulirkan pada 2025,
termasuk penyelesaian proyek diversi Gunungsari yang menghubungkan Jalan Raya Wiyung hingga Menganti. Selain itu,
pembangunan rumah sakit juga direncanakan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat Surabaya.
Kami terus berusaha untuk memastikan bahwa setiap proyek infrastruktur yang kami lakukan dapat mempermudah akses warga,
meningkatkan kenyamanan, dan menciptakan kota yang lebih modern dan efisien,” ujar Eri Cahyadi.
Meningkatkan Daya Tarik Wisata untuk Perekonomian Kota
Pemkot Surabaya juga menaruh perhatian besar pada pengembangan sektor pariwisata yang diyakini akan menjadi pendorong perekonomian kota.
Tahun 2025 akan menjadi tahun penuh inovasi dengan pengembangan tempat wisata baru yang diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan mendongkrak sektor UMKM.
Salah satu program yang akan digulirkan adalah revitalisasi Pesona Laser Air Mancur Jembatan Suroboyo, yang bertujuan
untuk menciptakan pengalaman wisata yang menarik sekaligus memberdayakan pelaku UMKM di sekitar lokasi.
Pemkot juga merencanakan pengembangan Taman Harmoni,
sebuah taman baru yang diharapkan menjadi destinasi wisata bagi keluarga di Surabaya.
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian Surabaya.
Dengan mengembangkan tempat wisata baru,
kami berharap dapat menarik lebih banyak wisatawan dan menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat,” tambah Eri.
Mengatasi Masalah Banjir dengan Pendekatan Holistik
Masalah banjir di Surabaya terus menjadi tantangan besar yang perlu ditangani dengan serius.
Wali Kota Eri menyatakan bahwa Pemkot Surabaya akan mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mengatasi banjir yang sering terjadi akibat curah hujan tinggi,
terutama di wilayah Tenggilis Mejoyo, Rungkut, dan beberapa daerah lainnya.
Pemkot Surabaya akan memperbanyak pembangunan box culvert untuk mengatasi genangan air yang terjadi akibat pasang air laut dan luapan sungai besar.
Selain itu, normalisasi sungai dengan pembersihan sedimentasi dan eceng gondok juga akan dilakukan untuk memperlancar aliran air.
Langkah-langkah mitigasi banjir ini akan terus kami lakukan untuk memastikan Surabaya tetap menjadi kota yang nyaman dan aman bagi warganya. Namun,
kami juga menyadari bahwa penanganan banjir memerlukan kerja sama antar-pemerintah daerah,” jelas Eri.
Pemkot Surabaya berencana melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas
untuk menemukan solusi bersama yang menyeluruh, mengingat masalah banjir juga melibatkan wilayah perbatasan Surabaya.
Tantangan dan Harapan di Tahun 2025 Dengan berbagai program tersebut, Pemkot Surabaya siap menghadapi tahun 2025 dengan penuh tantangan dan harapan.
Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan bahwa seluruh upaya ini bertujuan untuk mewujudkan Surabaya sebagai kota yang lebih maju, nyaman, dan ramah bagi masyarakat.
Surabaya akan terus berkembang dan menjadi kota yang lebih baik lagi.
Kami akan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik bagi warga, serta memastikan bahwa Surabaya tetap menjadi kota yang layak dihuni,” tutup Eri.
Dengan fokus pada infrastruktur, pariwisata, dan solusi banjir,
Pemkot Surabaya diharapkan dapat mengatasi tantangan yang ada dan menciptakan Surabaya yang lebih baik di tahun 2025.(Is)







