Adhy Karyono Perpanjang Masa Jabatan 8 Pj Bupati dan Kukuhkan 13 Pjs Baru di Jawa Timur

banner 468x60

 

Pelantika13 PJs  bupati by bagas

Gantaranews.id Surabaya, 24 September 2024 – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, secara resmi memperpanjang masa jabatan delapan Penjabat Bupati dan mengukuhkan 13 Penjabat Sementara (Pjs) Bupati/Wali Kota dalam sebuah upacara di Gedung Negara Grahadi, Surabaya

Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan di sejumlah daerah yang sedang mengalami transisi kepemimpinan.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Adhy Karyono menegaskan bahwa perpanjangan jabatan ini merupakan proses penting untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dengan baik di tengah perubahan politik di tingkat daerah.

Hari ini merupakan momentum penting yang harus dilaksanakan tepat waktu untuk menjaga stabilitas pemerintahan di berbagai daerah di Jawa Timur,” ungkap Adhy.

Delapan Pj. Bupati yang menerima SK perpanjangan masa jabatan antara lain adalah Tontro Pahlawanto (Pj. Bupati Madiun), Ugas Irwanto (Pj. Bupati Probolinggo), Arief Moelia Edie (Pj. Bupati Bangkalan), Sri Handoko Taruna (Pj. Bupati Nganjuk), Heru Suseno (Pj. Bupati Tulungagung), Indah Wahyuni (Pj. Bupati Lumajang), Adriyanto (Pj. Bupati Bojonegoro), dan Masrukin (Pj. Bupati Pamekasan).

Selain perpanjangan jabatan, Adhy juga mengukuhkan 13 Pjs Bupati/Wali Kota yang akan menjalankan tugas sementara hingga adanya kepemimpinan definitif. Para Pjs tersebut berasal dari kalangan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Jatim,

termasuk Ir. Tiat Surtiati Suwardi sebagai Pjs Bupati Ngawi, Dra. Restu Novi Widiani sebagai Pjs Wali Kota Surabaya, serta Dr. Lilik Pudjiastuti sebagai Pjs Wali Kota Pasuruan.

Adhy Karyono menekankan pentingnya menjaga netralitas selama masa jabatan, terutama dalam menghadapi tahun politik mendatang.

Kami pastikan tidak ada aset, SDM, program, atau anggaran yang digunakan untuk kepentingan politik praktis. Semua harus berjalan transparan dan terfokus pada pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa tugas besar para Pj dan Pjs di berbagai daerah harus tetap selaras dengan tujuan pembangunan pemerintah provinsi. Meski terjadi perubahan pejabat, Adhy optimis bahwa pembangunan di Jawa Timur akan terus berjalan sesuai rencana.

Perubahan pejabat pasti memberikan tantangan, tapi kami telah memetakan potensi hambatan dan siap untuk terus berkoordinasi dengan OPD terkait agar pembangunan tetap berjalan baik,” pungkasnya.

Dengan selesainya proses ini, Pj. Gubernur Jawa Timur berharap stabilitas pemerintahan di seluruh daerah dapat terjaga, dan para pejabat baru maupun yang diperpanjang masa jabatannya bisa menjalankan tugasnya secara profesional, transparan, dan berintegritas.( Bgs)

Pos terkait