Surabaya, Gantaranews.id – Kekerasan pada perempuan, terutama pada perempuan yang bekerja didunia hiburan malam kerap terjadi. Baru baru ini seorang perempuan berprofesi sebagai Ladies Companion (LC) tempat tempat karaoke D’Love, Manukan, Surabaya menjadi korban kekerasan oleh seorang tamu, pada Minggu (6/7/2025) dininhari.
Sebut saja KY seorang wanita yang menjadi korban mengungkapkan, dia ditempeleng oleh seorang tamu yang lagi mabuk. Hal tersebut dipicu karena sang tamu mengajak KY, sedangkan KY sudah dibooking oleh tamu lain.
“Dia marah, saat saya menolak ajakannya, saya di tempeleng terkena pipi saya. Bahkan security dan karyawan sana di tantang semua,” ungkapnya, (mengutip dari media online Barometer Nusantara News).
Akibat tempelengan dari tamu mabuk, tak ayal kini KY sampai saat ini mengalami nyeri pada pipi dan rahang nya sehingga terpaksa dia tidak bisa bekerja.
“Masih sakit nyeri, terpaksa harus libur kerja,” terangnya.
Johan Avi (Ketua PusHAM Surabaya)
Ditempat terpisah, Ketua Pusat Studi Hak Asasi Manusia (PustHAM) Surabaya Johan Avie menanggapi. Kasus yang terjadi terhadap perempuan terutama yang bekerja di dunia malam (LC), rentan menjadi korban kekerasan. Dan mereka rata rata bingung untuk mencari perlindungan hukum, sedangkan dari tempat perusahannya pun posisinya ambigu (karyawan tetap maupun kontrak atau borongan bukan tetapi memberi keuntungan kepada perusahaan tersebut).
“PustHAM siap mendampingi setiap Perempuan pekerja malam yang mengalami kekerasan, dan kita siap me advokasi mereka. Dan diharapkan kepada semua yang menjadi korban, tidak perlu takut untuk datang dan menceritakan. Entah nanti berlanjut ke laporan kepolisian atau berdamai. Yang jelas korban harus mendapatkan keadilan dan itu hak mereka,” ujar Johan.
“Dan kami sudah berkoordinasi dengan Kementerian HAM Kanwil Jatim untuk melakukan pendataan pekerja malam dan sosialisasi hak-haknya. Bagaimana manapun juga tempat tempat hiburan malam merupakan tempat yang rentan terjadi pelanggaran HAM terhadap perempuan. Apabila ada bukti tempat hiburan malam yang melakukan praktek praktek tersebut maka kami akan bekerja sama dengan pihak terkait seperti kementerian maupun kepolisian,” tambahnya.(Why)







