Dua Residu Pencurian Motor Berhasil Ditangkap di Tambak Mayor Surabaya

banner 468x60

Foto di unggah Dua tersangka  Pencurian Motor Berhasil Ditangkap 29/10/24 by bagas

Gantaranews, idSurabaya – Dalam upaya menanggulangi kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Unit Reskrim Polsek Asemrowo berhasil menangkap dua residivis pencurian motor di kawasan Tambak Mayor, Surabaya, pada Senin, 29 Oktober 2024. Penangkapan ini dilakukan setelah mereka diketahui terlibat dalam aksi pencurian yang terjadi pada 25 Oktober lalu.

Dua pelaku, yang diidentifikasi sebagai Munip (28) dan Muhammad Khoirul (23), ditangkap setelah tindakan kejahatan mereka terekam oleh kamera CCTV. Kejadian pencurian berlangsung di halaman rumah MA di Jalan Tambak Pring Timur, di mana keduanya merusak gembok pagar dan kunci kontak sepeda motor sebelum melarikan diri dengan kendaraan tersebut.

Kapolsek Asemrowo, Kompol Rahardian Bayu Tresna, melalui Kasi Humas Iptu Suroto, menjelaskan bahwa penyelidikan dimulai setelah korban melaporkan kejadian tersebut

Bacaan Lainnya

Kami mendapatkan petunjuk dari rekaman CCTV yang menunjukkan aktivitas kedua pelaku saat melakukan pencurian. Dengan informasi itu, kami melakukan pengejaran di area Tambak Mayor,” ujarnya.

Sekitar pukul 10.00 WIB, petugas berhasil menangkap Munip di rumahnya. Dari hasil pengembangan, Khoirul, yang ternyata adalah residivis kasus curanmor, juga ditangkap. Kedua pelaku diinterogasi dan mengakui keterlibatan mereka dalam pencurian motor tersebut.

Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk STNK sepeda motor milik korban, kunci T yang telah dimodifikasi, serta ponsel dan uang tunai hasil penjualan motor curian. Saat ini, keduanya telah diamankan di Polsek Asemrowo untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Suroto menekankan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memberantas kejahatan pencurian yang mengganggu keamanan masyarakat.

Kami akan terus berupaya menekan angka kejahatan di wilayah kami. Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan tindakan mencurigakan,” tambahnya.

Kasus ini memberikan peringatan kepada warga Surabaya agar lebih berhati-hati dan menjaga keamanan lingkungan sekitar untuk menghindari menjadi korban tindak kejahatan serupa.(Bgs)

Pos terkait