Aksi Berani Pencuri di Surabaya: Dua Tabung LPG Digasak dari Warkop

banner 468x60

Foto di unggah Aksi Berani Pencuri di Surabaya: Dua Tabung LPG Digasak dari Warkop 31/10/24 ( Wati)G

antaranews.id SURABAYA – Keberanian para pelaku pencurian semakin mencolok di Surabaya, terutama di kawasan Perak Barat. Dalam sebuah insiden yang terekam kamera CCTV, seorang pencuri berhasil menggondol dua tabung LPG 3 kilogram dari Warkop Ibu Negara yang terletak di Jalan Perak Barat 47. Aksi pencurian ini terjadi pada pukul 04.00 WIB, saat suasana masih sepi dan sebagian besar warga masih tertidur.

Pemilik warkop, Umariyatun, mengungkapkan keheranannya ketika menemukan dua tabung gas yang biasanya digunakan untuk memasak mendadak hilang. “Saat saya bersiap untuk memasak, saya menyadari bahwa LPG yang seharusnya ada tidak ada di tempatnya. Saya pun bertanya kepada pegawai, tetapi mereka semua tidak mengetahuinya,” ungkapnya.

Penasaran dengan hilangnya tabung gas tersebut, Umariyatun segera memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di dalam warkop. Dalam tayangan berdurasi 60 detik, terlihat seorang pria yang tidak dikenal mengenakan kaos oranye dan topi hitam putih mengendap-endap dan mengambil dua tabung LPG sebelum melarikan diri.

Bacaan Lainnya

Dari informasi yang didapat, pegawai warkop yang bertugas saat itu, yang dikenal dengan inisial NV, tidak menyadari adanya pencurian karena sedang sibuk mencuci perabotan sambil menggunakan earphone.

Hal ini memberikan kesempatan bagi pelaku untuk melakukan aksinya tanpa terdeteksi

.Insiden ini telah menarik perhatian masyarakat di sekitar kawasan Perak Barat, dengan banyak yang mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap situasi keamanan.

Video pencurian yang viral di media sosial juga mendorong warga untuk lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.

Umariyatun berharap agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku dan mencegah terulangnya kejadian serupa. “Saya sangat berharap agar tindakan pencurian ini bisa segera ditindaklanjuti, agar kami sebagai pemilik usaha bisa merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” tutupnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi pemilik usaha di Surabaya untuk lebih memperhatikan aspek keamanan, terutama di waktu-waktu sepi.(Wati )

Pos terkait