Surabaya Big Fight: Kebangkitan Tinju di Kota Pahlawan

banner 468x60

Foto di unggah media gantaranews.id Wati

Gantaranews.id Surabaya – Semangat olahraga tinju kembali menggeliat di Kota Pahlawan dengan digelarnya ajang “Surabaya Big Fight” di Surabaya Expo Centre (SBEC) pada Sabtu (22/2/2025) malam.

Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bekerja sama dengan Puri Promotion, Ofisial Ring dari Komisi Tinju Indonesia. Dalam kompetisi ini, para petinju profesional bertanding memperebutkan sabuk emas Wali Kota Surabaya serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Hidayat Syah, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk menghidupkan kembali olahraga tinju di Surabaya.

Bacaan Lainnya

Kita mulai kembali membangun atmosfer tinju dengan menggelar acara ini.

Jika antusiasme masyarakat tinggi, maka ajang ini akan kami jadikan agenda tahunan,” ujar Hidayat.

Selain sebagai hiburan, acara ini juga berfungsi sebagai ajang pencarian bakat bagi petinju muda berbakat asal Surabaya.

Harapannya, Surabaya dapat melahirkan atlet-atlet tinju berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Promotor pertandingan “Surabaya Big Fight”, Didi Bambang Susianto, mengungkapkan bahwa ajang ini juga menjadi wadah edukasi bagi anak muda untuk menyalurkan bakat mereka secara positif.

Kami ingin memberikan sarana bagi generasi muda agar mereka dapat menyalurkan energi dan bakatnya dengan benar.

Dengan adanya event seperti ini, kami berharap aksi perkelahian liar di kalangan remaja dapat berkurang,” ujar Didi.

Dalam pertandingan ini, terdapat 10 partai tinju di kelas amatir dan 8 partai di kelas profesional.

Dari delapan partai profesional tersebut, beberapa di antaranya memperebutkan sabuk emas dari Wali Kota Surabaya, Kapolrestabes Surabaya, Dandim Surabaya, Kajari Surabaya, serta PT KAI Daop 8 Surabaya.

Didi berharap bahwa ajang tinju seperti ini bisa digelar dua hingga tiga kali dalam setahun agar semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan olahraga tinju.

Seiring dengan meningkatnya jumlah sasana tinju di Surabaya, kami optimistis tinju akan semakin digemari dan melahirkan atlet-atlet berbakat,” tambahnya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan “Surabaya Big Fight”, diharapkan semangat olahraga tinju di Surabaya semakin berkembang dan melahirkan petinju-petinju andal yang bisa mengharumkan nama kota di kancah nasional maupun internasional.(Gan/Wati)

Pos terkait