Jember, Gantaranews.id – Aliansi Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koordinator Wilayah Jawa Timur kembali menggelar event tahunan “Specialty Coffee Tobacco ke-3” di Alun-alun Jember, Jawa Timur, Jumat, 15 – 17 Mei 2026.
Event yang di khusus kan untuk mengangkat produk kopi dan tembakau unggulan daerah, sekaligus upaya mendorong pertumbuhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Jember.
Pada pelaksanaan tahun ini, MAKI Jatim menggandeng sebanyak 40 stan UKM dan UMKM yang terdiri dari 13 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta 27 pelaku UMKM lokal.
Masih Heru Satrio, menyampaikan bahwa kegiatan Specialty Coffee Tobacco merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung ekonomi kerakyatan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang promosi bagi UMKM lokal agar semakin dikenal luas dan mampu meningkatkan daya saing produk daerah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam kegiatan ini MAKI tidak mengambil ataupun mencari keuntungan dari pihak manapun, bahkan UMKM lokal yang berjualan di Stan yang sudah disediakan tidak di pungut biaya.
“Kami mengadakan acara ini tidak mencari ke untungan dari pihak manapun, bahkan UKM atau UMKM yang berjualan disini gratis,” tegas Heru MAKI.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Ahmad Imam Fauzi, Sp.M.Si turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama sejumlah pejabat daerah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ahmad Imam Fauzi selaku Penjabat (PJ) Sekda sangat mengapresiasi langkah kemasyarakatan yang di ambil oleh MAKI Jatim. “luarbiasa, MAKI menjadi kanal bertemunya kolaborasi antara kepentingan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Jember dalam meningkat sektor UMKM,” ungkapnya.
Menurutnya MAKI membantu tugas Negara dalam pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan untuk mengentas kemiskinan.
Bahkan ia menambahkan “dalam satu acara bisa mengkolaborasikan 3 perpaduan sekaligus, kopi, tembakau dan UMKM,” pungkas Imam. (Why)







