Foto di unggah Polrestabes Surabaya Tangkap 3 Remaja Terlibat Tawuran di Kapasari Berkat Pemantauan Media Sosial 18/10/24 by is
Gantaranews .id Surabaya – Tindakan sigap Polrestabes Surabaya kembali terbukti efektif dalam menjaga ketertiban kota. Pada Sabtu, 19 Oktober 2024, sekitar pukul 04.00 WIB, tim Respatti (Respon Cepat Tindak Patroli) Perintis Presisi dari Sat Samapta Polrestabes Surabaya berhasil mencegah aksi tawuran yang melibatkan sekelompok remaja di Jalan Kapasari. Keberhasilan ini dicapai berkat pemantauan cermat tim melalui media sosial.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, S.E., menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula ketika tim Respatti menemukan siaran langsung di media sosial dari akun setengahdewa2k23 dan surabaya_galau_2k23 yang memperlihatkan bentrokan antar kelompok remaja di lokasi tersebut. Tim langsung bergerak cepat menuju lokasi tawuran setelah mengonfirmasi informasi tersebut.
Setibanya di Jalan Kapasari, beberapa remaja terlihat mencoba melarikan diri. Namun, tim Respatti berhasil mengejar dan menangkap tiga remaja yang diduga terlibat dalam bentrokan. Mereka diamankan di Jalan Ngaglik dan diidentifikasi sebagai MD (21), AT (16), dan FF (17),” ujar AKBP Teguh.
Ketiga remaja tersebut diketahui tergabung dalam kelompok yang menamakan diri mereka “anak-anak salah asuhan,” yang kerap berperilaku ala gangster. Dalam operasi ini,
polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, termasuk satu pedang corbek, satu tongkat golf, satu sarung celurit, dua handphone, satu gesper, serta satu sepeda motor Mio Soul.
AKBP Teguh menambahkan, para pelaku diduga melanggar Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam. Kini, ketiga remaja tersebut telah dilimpahkan ke Polsek Genteng untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi, menyatakan bahwa patroli media sosial merupakan salah satu langkah preventif yang kini semakin diandalkan untuk memantau aktivitas remaja yang rentan terlibat tindak kriminal, termasuk tawuran.
Kami terus berkomitmen untuk menjaga ketertiban dan mencegah aksi kekerasan jalanan melalui langkah-langkah preventif seperti ini. Masyarakat juga diharapkan bisa lebih waspada dan berpartisipasi dalam melaporkan aktivitas mencurigakan,” tegas AKP Haryoko.
Keberhasilan Polrestabes Surabaya dalam mengamankan situasi di Kapasari kali ini mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka berharap tindakan preventif serupa terus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.(Is)







