Aston Sidoarjo dan Dinas Perpustakaan Hadirkan Pojok Literasi untuk Publik

Oplus_131072
banner 468x60

Sidoarjo, gantaranews.id – Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo resmi meluncurkan Pojok Literasi, ruang baca interaktif yang ditujukan untuk meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak dan keluarga.

Program yang diluncurkan pada 25 Mei 2026 ini juga mendapat dukungan dari Lembaga Terpadu Perpustakaan Desa melalui kontribusi lebih dari 200 buku bacaan yang dapat diakses secara gratis oleh pengunjung hotel maupun masyarakat umum.

Peluncuran Pojok Literasi ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara kedua pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam menghadirkan program literasi yang berkelanjutan dan inklusif.

Kehadiran ruang baca ini menjadi bentuk kolaborasi antara sektor pemerintahan dan industri hospitality dalam menyediakan ruang edukatif yang lebih dekat dengan masyarakat. Selain menjadi fasilitas tambahan bagi tamu hotel, area baca tersebut diharapkan mampu menciptakan suasana membaca yang nyaman, santai, dan ramah anak.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan mengatakan, program ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan layanan literasi yang lebih inklusif dan mudah dijangkau masyarakat.

“Melalui sinergi ini, kami berharap Pojok Literasi dapat menjadi fasilitas unggulan di Aston Sidoarjo sekaligus menjadi jembatan kegiatan literasi yang terbuka bagi publik,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, David Eko Susanto menyebut Pojok Literasi diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru di lingkungan hotel yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memiliki nilai edukatif.

Program ini juga mencakup pembaruan koleksi buku setiap tiga bulan sekali guna menjaga variasi dan relevansi bahan bacaan. Ke depan, Pojok Literasi direncanakan berkembang menjadi ruang interaktif edukatif melalui berbagai kegiatan literasi bersama sekolah, komunitas, hingga institusi pendidikan.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam menghadirkan ruang publik yang edukatif, inklusif, dan relevan bagi masyarakat modern, sekaligus membuka peluang sinergi kreatif antara pemerintah, komunitas, dan industri perhotelan di Kabupaten Sidoarjo. (Ry)

Pos terkait