Foto : (Sebelah kiri) Kakamenag Kabupaten Blitar Farmadi,S.Ag,MHI, (sebelah kanan) Heru MAKI
Surabaya, Gantaranews.id – Setelah kegiatan rapat koordinasi Bedah DIPA tahun anggaran 2026 untuk MAN se Kabupatem Blitar disikapi oleh MAKI Jatim. Karena dianggap boros dan disinyalir kamuflase yang tujuannya perjalanan wisata semata, akhirnya Kakamenag Kabupaten Blitar Farmadi,S.Ag,MHI melakukan klarifikasi.
Klarifikasi Farmadi,S.Ag,MHI diutarakan langsung, Senin (26/01/2026) bertempat di Rumah makan Tempoe Doeloe, Jalan Raya Juanda Sidoarjo, dalam memenuhi undangan ngopi persahabatan antara Heru,Ketua MAKI Jatim
Dalam klarifikasinya Farmadi menjelaskan, bahwa dana yang digunakan untuk keberangkatan dalam rakor DIPA di Mataram NTB tersebut bukan menggunakan anggaran pada DIPA.
“Anggaran yang digunakan tersebut adalah hasil “urunan” dari tabungan selama satu tahun yang dibayarkan oleh jajaran pengurus MAN setiap bulannya,” ujar Farmandi.
Masih dalam suasana ngopi yang ganyeng, Heru MAKI, sangat respect dan meapresi atas inisiatif klarifikasi yang digagas Kakanmenag Kabupaten Blitar. Dan menyatakan bisa menerima klarifikasi dari Kakanmenag Blitar tersebut dengan penjelasan yang diberikan.
Dalam kesempatan tersebut, secara kelembagaan MAKI Jatim berpesan untuk lebih berhati hati dalam mengaplikasikan anggaran DIPA sepenuhnya untuk program dan bukan untuk hal hal yang sifatnya hanya euforia saja.
Pertemuan ngopi persahabatan tersebut berakhir dengan menyampaikan komitmen bersama untuk menjaga hubungan kemitraan positif antar kedua belah pihak.(Why)







