Lelang Jabatan ASN Surabaya Dibuka, Wali Kota Eri Prioritaskan Transparansi

banner 468x60

Foto Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi,By media gantaranews.id

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka lelang jabatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Kamis (6/3/2025). Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa seleksi ini dilakukan secara transparan dan akuntabel, melibatkan berbagai pihak dalam proses penilaian.

Dalam tahap awal, tujuh pejabat memaparkan visi dan misi mereka di ruang sidang Wali Kota Surabaya. Uniknya, sesi ini disiarkan langsung melalui kanal YouTube Bangga Surabaya, memungkinkan masyarakat untuk ikut memberikan tanggapan.

Seleksi Ketat dengan Standar Tinggi

Bacaan Lainnya

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan bahwa sistem pemerintahan harus mengadopsi pola kerja sektor swasta yang dinamis dan berorientasi pada pelayanan.

Ia mengingatkan bahwa pejabat yang tidak inovatif akan digantikan oleh kandidat yang lebih kompeten.

Saya ingin pejabat yang punya target jelas. Apa yang akan dicapai dalam satu tahun? Apa dampaknya bagi masyarakat? Semua harus konkret,” ujar Cak Eri.

Melibatkan Masyarakat dalam Penilaian

Proses seleksi ini tidak hanya dinilai oleh Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), tetapi juga melibatkan akademisi, media, dan masyarakat.

Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih adalah pejabat terbaik. Jika memenuhi standar, mereka layak menduduki jabatan. Jika tidak, mereka harus memberi kesempatan kepada yang lebih kompeten,” tegasnya.

Dari sekitar 500 ASN yang mengikuti seleksi, 100 peserta berasal dari level kepala perangkat daerah, camat, dan kepala bagian. Dari jumlah tersebut, 30 adalah kandidat baru yang siap menantang 70 petahana.

Tahapan Seleksi Berlangsung Sepekan

Cak Eri menargetkan tahap pemaparan visi-misi selesai dalam satu pekan, sebelum berlanjut ke sesi argumentasi terbuka antara kandidat baru dan pejabat petahana.

Seleksi ini bukan formalitas. Kami ingin memastikan hanya pejabat yang benar-benar siap melayani masyarakat yang akan terpilih,” pungkasnya.

Dengan sistem seleksi yang lebih transparan dan partisipatif, diharapkan Pemkot Surabaya semakin profesional dalam memberikan pelayanan kepada warga.(Gan/bgs)

 

Pos terkait