BPBD Jatim Teken Kerja Sama dengan Universitas Pertahanan RI, Perkuat Managemen Kebencanaan 

banner 468x60

Surabaya, Gantaranews.id – Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim terus berupaya memperkuat manajemen kebencanaan di Jawa Timur dengan melibatkan berbagai unsur penthahelix, tidak terkecuali, kelompok akademisi.

Setelah awal tahun lalu, kerja sama dilakukan bareng Sekolah Pascasarjana Unair, kali ini kerjasama juga dilakukan dengan Fakultas Keamanan Nasional (FKN), Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini dilakukan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto SE, M.PSDM dengan Dekan Fakultas Keamanan Nasional Unhan RI Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, SE., MM di Gedung Negara Grahadi Surabaya, dengan disaksikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Penandatanganan ini dilangsungkan di sela kunjungan belajar 109 mahasiswa Fakultas Keamanan Nasional Unhan di Gedung Negara Grahadi, Selasa malam (15/9/2026).

Bacaan Lainnya

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, kunjungan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara akademisi pertahanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas serta kedaulatan nasional.

“Selamat datang di Bumi Majapahit yang selalu menyemai harmoni, Kebhinnekaan dan nafas Ke-Indonesiaan lewat optimisme Gerbang Baru Nusantara,” ujarnya.

Dekan FKN Unhan, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Khofifah yang telah mewadahi pembelajaran mahasiswa Unhan.

“Jawa Timur ini merupakan salah satu provinsi favorit bagi para mahasiswa dalam melakukan studi,” ungkapnya.

Sementara, perjanjian kerja sama yang difasilitasi Pemprov Jatim ini terkait Penguatan Manajemen Penanggulangan Bencana (PB) Melalui Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat di Jawa Timur.

Selain BPBD Jatim, kerja sama dengan Unhan RI ini juga dilakukan dengan sejumlah OPD lain di lingkungan Pemprov Jatim, di antaranya, Dinas Pendidikan Jatim, Dinas Pertanian, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bakesbangpol dan Dinas Perikanan dan Kelautan.

Rencananya, kerja sama penguatan manajemen PB ini akan dilakukan dalam beberapa bentuk kegiatan, di antaranya, sharing knowledge, kuliah umum, seminar, workshop, pelatihan dan/atau simulasi bencana, pertukaran dan pemanfaatan data serta pengabdian kepada masyarakat. (red)

Pos terkait