Foto di unggah media gantaranews.id by maya
Gantaranews.id Sidoarjo, 18 Februari 2025 – Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus mendukung pengembangan pengusaha perempuan di wilayahnya melalui Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).
Dukungan tersebut disampaikan dalam rangka memperingati HUT ke-50 IWAPI, yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Luminor Sidoarjo pada Selasa (18/2/2025).
Acara yang dihadiri oleh puluhan pengusaha perempuan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, H. Subandi menyampaikan bahwa IWAPI memiliki kontribusi yang besar dalam mendorong perempuan untuk berwirausaha secara mandiri dan berinovasi di berbagai sektor usaha.
Peran IWAPI dalam Meningkatkan Ekonomi Daerah
H. Subandi mengungkapkan bahwa IWAPI telah menjadi lembaga yang berperan penting dalam mengembangkan wirausaha perempuan di Sidoarjo.
Melalui jaringan yang luas, IWAPI membantu perempuan untuk memperluas cakupan bisnis mereka serta memperkenalkan inovasi yang dapat bersaing di pasar.
IWAPI telah membuktikan bahwa perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian daerah. Selama lima dekade, IWAPI telah memberikan ruang bagi perempuan untuk berkembang dan memperluas jaringan bisnisnya.Itu semua sejalan dengan upaya kita untuk mendorong ekonomi daerah yang lebih kuat,” ujar Subandi.
Subandi juga menyatakan bahwa IWAPI bukan hanya sekadar wadah bagi pengusaha perempuan,tetapi juga mitra yang strategis dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan pemerintah, diharapkan pengusaha perempuan di Sidoarjo dapat terus tumbuh dan meningkatkan kualitas produk lokal.
Sinergi Antara Pemerintah dan Pengusaha Perempuan
Plt. Bupati Sidoarjo menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pengusaha perempuan menjadi kunci penting untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk mempermudah akses permodalan.
Memberikan pelatihan-pelatihan kewirausahaan, serta menciptakan kebijakan yang dapat mendukung pertumbuhan usaha perempuan.
Kami akan terus memberikan dukungan bagi pengusaha perempuan, baik dari segi akses permodalan, pelatihan, maupun kebijakan yang memudahkan.
Hal ini kami lakukan agar pengusaha perempuan di Sidoarjo semakin berdaya saing dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Pemberdayaan Perempuan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Selain pada aspek ekonomi, H. Subandi juga menekankan bahwa IWAPI telah memberikan dampak sosial yang signifikan, terutama dalam pemberdayaan perempuan.
Dengan semakin banyaknya perempuan yang terjun ke dunia usaha, hal ini turut memperkuat struktur sosial ekonomi di Sidoarjo dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Dengan semakin banyak perempuan yang mengembangkan usahanya, kami berharap ekonomi Sidoarjo semakin berkelanjutan dan lebih inklusif.
memberikan manfaat tidak hanya bagi pengusaha perempuan, tetapi juga bagi masyarakat luas,” kata Subandi.
Pemkab Sidoarjo berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan IWAPI dan semua pihak terkait untuk menciptakan peluang yang lebih besar bagi pengusaha perempuan di daerah ini.
Dalam waktu dekat, Pemkab Sidoarjo berencana mengadakan lebih banyak program.
Pendampingan dan pelatihan yang dapat memperkuat kapasitas pengusaha perempuan agar mereka lebih kompetitif di pasar nasional.
Harapan untuk Masa Depan
Di akhir sambutannya, Plt. Bupati Sidoarjo mengajak anggota IWAPI untuk terus meningkatkan jejaring bisnis mereka,
Mengadopsi teknologi terbaru, dan meningkatkan kualitas produk agar dapat menguasai pasar yang lebih luas.
Dukungan yang diberikan oleh pemerintah diharapkan dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih inklusif.
Memberikan peluang yang lebih besar bagi para pengusaha perempuan, dan mendorong perekonomian Sidoarjo ke arah yang lebih baik.
Mari kita bersama-sama bekerja keras, berinovasi, dan berkolaborasi untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kuat, yang tidak hanya
Bermanfaat bagi pengusaha perempuan, tetapi juga bagi masyarakat Sidoarjo secara keseluruhan,” tutup Subandi.(Gan/maya)







