Foto di unggah 13 Febuari 2025 by media gantaranews.id Bagas
Gantaranews.id Surabaya – 11 Febuari 2025 Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pendataan warga miskin serta penyusunan proposal visi-misi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya harus selesai sesuai tenggat waktu.
Hal ini disampaikan dalam pengarahan kepada seluruh perangkat daerah di Graha Sawunggaling pada Selasa.
Pendataan Warga Miskin Jadi Prioritas, dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri menekankan pentingnya akurasi data warga miskin di Surabaya.
Ia meminta camat, lurah, dan kepala perangkat daerah untuk mempercepat proses pendataan dan memastikan bahwa tidak ada warga yang terlewat.
Saya tidak ingin ada lagi data yang tidak akurat atau tumpang tindih. Pendataan ini harus selesai akhir Februari 2025,
karena akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan anggaran tahun depan,” tegasnya.
Tak hanya mendata warga miskin, Wali Kota Eri juga meminta agar masyarakat sejahtera turut serta dalam membantu mereka yang membutuhkan.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat mempercepat pengentasan kemiskinan di Surabaya.
Kalau hanya pemerintah yang bekerja, hasilnya tidak akan maksimal. Warga yang mampu juga bisa ikut membantu warga lainnya, sehingga kesejahteraan bisa merata,” tambahnya.
Proposal Visi-Misi Jadi Syarat Jabatan
Selain pendataan warga miskin, Wali Kota Eri juga menginstruksikan seluruh pejabat struktural di Pemkot Surabaya, mulai dari lurah, camat, kepala dinas, hingga staf ahli,
untuk segera menyusun proposal visi-misi masing-masing. Proposal ini harus memuat rencana kerja yang jelas serta target yang dapat diukur.
Ia menegaskan bahwa proposal tersebut akan menjadi salah satu penilaian utama dalam menentukan jabatan pejabat struktural. Jika ada pejabat yang tidak menyusun proposal,
maka posisinya bisa dialihkan kepada pejabat lain yang memiliki rencana kerja yang lebih konkret.
Kalau tidak membuat proposal, jangan salahkan saya jika posisinya diisi oleh orang lain yang lebih siap dan punya visi pembangunan yang lebih jelas,” ujarnya dengan tegas.
Proposal yang dikumpulkan akan dinilai oleh tim independen dari perguruan tinggi untuk memastikan bahwa setiap pejabat memiliki target yang terukur.
Wali Kota Eri juga mengingatkan agar proposal tidak hanya berupa rencana umum, tetapi harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas,
Seperti pengurangan angka parkir liar atau peningkatan layanan publik.
Batas akhir pengumpulan proposal ditetapkan hingga Sabtu pekan ini. Wali Kota Eri berharap agar seluruh pejabat.
struktural serius dalam menyusun rencana kerja mereka demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Surabaya.
Kita ingin pemimpin di setiap tingkatan yang benar-benar bekerja untuk masyarakat.
Bukan hanya menduduki jabatan, tapi juga memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.(Gan/bgs)







