Kapolda Jatim Tinjau Renovasi Stadion Kanjuruhan, Tekankan Keamanan dan Kenyamanan

banner 468x60

Foto di unggah 03 febuari 2025 By Wati

Gantaranews.id MALANG – 03 febuari 2025 Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Imam Sugianto, M.Si., melakukan inspeksi ke Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Senin

 

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan progres renovasi berjalan sesuai rencana serta menekankan pentingnya keamanan dan kenyamanan sebelum stadion kembali digunakan sebagai venue pertandingan Arema FC di Liga 1.

Bacaan Lainnya

 

Dalam kunjungannya, Kapolda Jatim didampingi sejumlah pejabat utama Polda Jatim, perwakilan Pemkab Malang, TNI, PSSI, KONI, serta pihak kontraktor PT Waskita Abipraya KSO.

 

Menurut Kasihumas Polres Malang, AKP Ponsen Dadang Martianto, inspeksi ini dilakukan di beberapa area strategis stadion, termasuk lobi utama, ruang ganti pemain, Venue Operation Center & Fire Center (Command Center), serta lapangan utama.

 

“Bapak Kapolda ingin memastikan semua aspek keamanan di Stadion Kanjuruhan benar-benar siap sebelum stadion kembali difungsikan,” ujar AKP Dadang.

 

Fokus pada Standar Keselamatan

 

Renovasi Stadion Kanjuruhan membawa sejumlah perubahan signifikan, terutama dalam peningkatan standar keselamatan.

Salah satu perubahan utama adalah pemasangan kursi tunggal (single seat) sesuai standar FIFA, yang membuat kapasitas stadion berkurang dari 38.000 menjadi 21.603 penonton.

 

Tribun Barat: 2.723 kursi (termasuk area VVIP dan penyandang disabilitas).

Tribun Timur: 4.352 kursi.

Tribun Utara & Selatan: Masing-masing 7.264 kursi.

 

Penyesuaian kapasitas ini bertujuan meningkatkan kenyamanan penonton serta memastikan keamanan lebih baik dalam setiap pertandingan.

 

Selain infrastruktur, sistem pengamanan dan manajemen penonton juga harus memenuhi standar yang telah ditetapkan,” tambah AKP Dadang.

 

Serah Terima dan Pengawasan Ketat pada 31 Desember 2024, PT Waskita Karya Abipraya telah menyerahkan Stadion Kanjuruhan

kepada Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Jawa Timur.

 

Saat ini, stadion masih dalam masa perawatan selama satu tahun, di mana kontraktor bertanggung jawab memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga.

Beberapa pekerjaan yang masih dalam tahap penyelesaian meliputi renovasi Gate 13.

pembangunan Museum Kanjuruhan, serta Monumen Tragedi Kanjuruhan.

Keselamatan sebagai Prioritas Utama mapolda Jatim menekankan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas dalam setiap aspek renovasi.

 

Tidak boleh ada celah dalam sistem keamanan. Semua fasilitas harus diuji coba, termasuk jalur evakuasi dan sistem tanggap darurat.

 

Kami ingin memastikan stadion ini benar-benar siap untuk digunakan kembali,” tegasnya

 

Kapolda juga menyatakan bahwa kepolisian akan terus bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah.

penyelenggara kompetisi, dan pengelola stadion, untuk memastikan kejadian tragis di masa lalu tidak terulang.

 

Kami akan mengawal proses ini hingga tuntas.

Semua pihak harus bekerja sama menciptakan lingkungan pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua,” tutupnya.

 

Dengan renovasi yang terus diawasi secara ketat, diharapkan Stadion Kanjuruhan dapat kembali menjadi kebanggaan

Malang serta tempat yang aman dan nyaman bagi pecinta sepak bola.(Gan/Wati)

Pos terkait