Kediri Kota GantaraNews.id – Pemerintah Kota Kediri bersama DPRD Hanura Kota Kediri menunjukkan respon cepat dalam menangani rumah tidak layak huni di wilayah Kota Kediri. Program *Bedah Rumah* langsung dijalankan setelah data penerima diverifikasi.Senin 24 Agustus 2026
Wali Kota Kediri Mba Vinanda Prameswati .S.H., S.Kn.dan Anggota DPRD Hanura diKota Kediri turun langsung ke lokasi di Kelurahan Setonopande Kecamatan Kediri Kota. untuk memulai pembangunan. Kegiatan ini juga melibatkan OPD terkait, Baznas dan Relawan,
“Bedah rumah tidak bisa ditunda. Ini menyangkut keselamatan dan martabat warga. Begitu datanya masuk dan valid, langsung kita eksekusi,” ujar Walikota Vinanda di sela kegiatan.
Walikota menegaskan program ini adalah bentuk kehadiran negara untuk warga yang paling membutuhkan. Pemkot menargetkan rumah tidak layak huni ( Rutilahu ) yang Di Huni Bapak Bagio, di Kota Kediri bisa tertangani pada tahun 2026 melalui skema APBD, CSR, dan gotong royong.
Dukungan penuh juga datang dari DPRD Partai HANURA ( Hati Nurani Rakyat) Kota Kediri.Anggota DPRD Dr. Drs Bambang Giantoro. S.H., M.H. mengatakan legislatif telah mengalokasikan anggaran dan akan terus mengawal agar program tepat sasaran.
“Fungsi kami mengawasi dan memastikan anggaran digunakan sebaik-baiknya. Jangan sampai ada yang terlewat. Rumah harus layak, aman, dan bisa ditempati jangka panjang,” tegasnya.
Salah satu penerima manfaat, Bagio warga, mengaku sangat terbantu. Rumahnya yang sebelumnya berdinding papan dan atap bocor kini dibangun permanen.
“Saya tidak menyangka dibantu secepat ini. Terima kasih Mba Vinanda Walikota Kediri Kota, terima kasih Bapak Bambang Giantoro,” ujarnya.
Selain membangun fisik rumah, Pemkot juga memberikan bantuan paket peralatan rumah tangga dan sambungan air bersih agar warga bisa langsung menempati dengan layak.(Imam Korwil Jatim)












