Yordan M. Batara Goa anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur Dari Partai PDI Perjuangan
Surabaya, Gantaranews.id – DPRD Jatim merasa kecewa ketika Jatim Graha Utama menutupi kondisi sebenarnya ketika Pansus BUMD Jatim. Disebabkan 14 karyawan anak perusahan JGU, JPU (Jatim Prasarana Utama) belum menerima gaji sejak Februari hingga Juli
Yordan M. Batara Goa anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Rabu (29/7/2026) saat di hubungi melalu sambungan telpon WhatsApp mengaku kaget dan kecewa. Kenapa JGU menutupi kondisi sebenarnya, sehingga tidak muncul dalam rekomendasi Pansus DPRD Jatim.
“Saya yang merasa dulu sebagai anggota Pansus BUMD merasa kecewa, karena hal seperti ini tidak disampaikan secara terbuka sehingga kami tidak tahu sehingga tidak muncul dalam rekomendasi Pansus,” ujar Yordan yang selalu getol memperjuangan nasib rakyat kecil.
Masih Yordan, menurutnya masalah ini harus segera diselesaikan dan dicari solusinya. Karena hal tersebut menyangkut hak dasar dari para pekerja. “Kita ini juga malu, ternyata ada anak perusahaan BUMD kita belum membayar gaji karyawan dari anak perusahaannya, ” ujarnya.
Yordan juga merasa prihatin kena kejadian seperti ini bisa terjadi, DPRD Provinsi Jatim berharap JGU segera mencari solusi, dan mekanisme penyelesaian nya seperti apa karena gaji karyawan tersebut tidak terbayarkan hingga berbulan bulan.
Menurut sumber yang didapat, kejadian gaji karyawan tidak terbayar mulai sejak 2025, lalu dibayar dengan cara dicicil hingga sejak Februari hingga Juli belum ada pembayaran lagi.
Menyikapi kondisi tersebut Yordan menyampaikan pihak Dewan Provinsi Jatim akan segera melakukan pemanggilan terhadap JGU dan JPU.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan beberapa teman di Komisi C untuk segera melakukan pemanggilan, agar permasalahan ini tidak berlarut larut,” jelas Yordan.
“Masalah ini harus segera ada solusi, dan jangan sampai terulang lagi. Jika ada problem sebaiknya ada komunikasi dengan pihak DPRD Jatim, terus terang kami sedih karena ini menyangkut hak dasar seorang pekerja. Karena mereka juga punya anak dan keluarga yang menunggu gaji tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari hari,” tambah Yordan. (Why)












