Kursi Kosong Jadi Tuntutan Relawan, Debat Pilkada Surabaya di Ujung Ancaman

banner 468x60

Foto di unggah Kursi Kosong Jadi Tuntutan Relawan, Debat Pilkada Surabaya di Ujung Ancaman 16/10/24 by wahyu

Gantaranews .id SURABAYA – Debat publik Pilkada Surabaya 2024 diwarnai ancaman pembubaran dari kelompok relawan kotak kosong jika tuntutan mereka untuk menyediakan kursi kosong di panggung tidak dipenuhi. Relawan kotak kosong, yang dipimpin oleh Heru Satrio, Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)

Jawa Timur, menuntut agar simbol kursi kosong sebagai perwakilan dari kotak kosong disediakan di panggung selama debat berlangsung.

Heru menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan permintaan secara resmi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.

Bacaan Lainnya

Saya sudah sampaikan ke Ketua KPU Surabaya, Mas Nano. Kalau tidak ada kursi kosong di atas panggung, saya bubarkan debat publiknya,” tegas Heru, Selasa (15/10/2024).

Kursi kosong ini dianggap sebagai simbol penting mengingat Pilkada Surabaya 2024 hanya diikuti oleh satu pasangan calon, Eri Cahyadi-Armuji, yang didukung oleh 18 partai politik. Heru menegaskan bahwa kursi kosong tersebut akan menjadi representasi dari pilihan kotak kosong yang merupakan opsi kedua bagi masyarakat yang tidak ingin memilih calon tunggal.

Selama kursi kosong itu ada, kami akan tenang. Tapi jika tidak ada, kami akan bertindak. MAKI Jatim yang akan membubarkan debat,” tambahnya. Heru juga tidak mempermasalahkan ketidakundangan pendukung kotak kosong dalam debat, namun dia menegaskan simbol kursi kosong di panggung adalah hal yang tidak bisa dinegosiasikan.

Ketua KPU Kota Surabaya, Suprayitno, menyatakan bahwa tidak ada keharusan dalam regulasi Pilkada untuk mengundang pendukung kotak kosong ke dalam debat. “Diksinya bukan peserta, jadi kami hanya mengundang pendukung paslon Eri-Armuji,” ujarnya.

Ancaman dari relawan kotak kosong tersebut menambah tensi politik di Surabaya, mengingat Eri Cahyadi-Armuji adalah calon tunggal yang didukung banyak partai besar. Relawan kotak kosong berharap dengan adanya kursi kosong di panggung,

masyarakat dapat melihat bahwa Pilkada tetap menyediakan ruang untuk pilihan lain.

Pilkada Surabaya 2024 menjadi perhatian publik karena sistem kotak kosong yang muncul akibat tidak adanya penantang bagi pasangan petahana. Situasi ini memicu berbagai reaksi, termasuk dari kelompok relawan yang ingin memastikan simbol kotak kosong tetap mendapat perhatian dalam proses demokrasi ini.

Dengan debat yang semakin dekat, perhatian kini tertuju pada bagaimana KPU Surabaya akan merespons tuntutan ini, serta apakah debat publik akan tetap berlangsung sesuai rencana tanpa adanya intervensi dari kelompok relawan.(Why)

 

Pos terkait